Jaro Ade Semakin Cinta dan Dicintai Ulama Juga Kiyai

0

NARASITODAY.COM Kurang lebih lima tahun Kabupaten Bogor tidak memiliki pemimpin yang cinta dan dicintai kiya dan ulama, semenjak berakhirnya kepemimpinam Rachmat Yasin sebagai bupati Bogor.

Kini, muncul sosok pengganti yang sangat dan begitu cinta terhadap ulama dan kiyai, yakni Ade Ruhandi alias Jaro Ade yang sangat mengormati dan memposisikan ulama dan kiyai sebagai bagian yang sangat penting dalam kemajuan Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Pasca PDN Diretas Hackers, Legislator Jabar Haru Suandharu Minta Pemerintah Pusat Belajar Dari Swasta

Ulama dan umaro itu harus sejalan jika Kabupaten Bogor ingin lebih maju dan masyarakatnya bahagia,” ujar Jaro Ade beberapa waktu lalu.

Kehadiran Jaro Ade disetiap pengajian tentunya menjadi sosok yang sangat dinanti. Sosok yang sederhana dan berwibawa namun begitu hormat kepada para ulama dan kiyai menjadikan Jaro Ade sosok pemimpin yang dirindukan masyarakat.

“Jujur saya sangat terharu, karena begitu antusiasnya para ulama, kiyai, ustad dan para santriawan santriwati saat meneriakan nama saya menjadi bupati Bogor,” tuturnya.

Baca Juga :  Akibat Hujan Deras, Rumah Warga di Ciomas Nyaris Tergerus LongsorĀ 

Jaro Ade mengatakan, beberapa wilayah atau kecamatan yang berada di Kabupaten Bogor, masih menyandang predikat kota santri, namun masih kurangnya perhatian pemerintah terhadap keberadaan pondok pesantren terutama pesantren salafi.

“Betapa pentingnya keberadaan para ulama kiyai dan pondok pesantren yang berada di perkampungan. Jika kita kembali ke sejarah kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini merdeka atas jasa besar para ulama kiya dan santrinya,” kata Jaro Ade.

Baca Juga :  Sambangi Kantor DPD PDIP Jawa Barat, Ini Yang Dibahas Jaro Ade dan Ono Surono

“Untuk itu, kita harus memuliakan kiyai dan ulama, kita harus memposisikan sejajar dengan pemerintah. Dan yang pasti Pemkab Bogor harus meperhatikan lebih untuk ulama dan kiyai apalagi mereka yang memiliki pondok pesantren,” pungkasnya. ***