Polres Bogor Tangkap Empat Perempuan yang Promosikan Judi Online

0
Polres Bogor semakin serius dalam memberantas judi online (judol).

NARASITODAY.COMPolres Bogor semakin serius dalam memberantas judi online (judol). Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor berhasil membekuk empat perempuan yang terbukti mempromosikan situs judi online melalui media sosial.

Para pelaku berinisial IP, LN, MS, dan AP. Salah satu di antara mereka masih berstatus pelajar SMA dan karena masih di bawah umur, tidak dihadirkan saat rilis ke hadapan media pada Selasa, 2 Juli 2024.

Wakapolres Bogor, Kompol Adhimas Sriyono Putra, menyatakan bahwa Satreskrim Polres Bogor mengusut para pelaku dalam waktu enam hari, dari 25 Juni 2024 hingga 1 Juli 2024. Polisi berhasil mengungkap empat akun media sosial yang digunakan untuk mengiklankan kegiatan perjudian oleh keempat perempuan tersebut.

Baca Juga :  Pemcam Parung Gelar Musrenbang TA 2025, Persoalan Sampah Menjadi Faktor Utama

“Dalam pelaksanaannya, para pelaku mempromosikan link mereka di media sosial, seperti Instagram, dengan mengunggah halaman link mereka serta memberikan iming-iming kemenangan mutlak di story atau postingan di akun promoter,” ujar Kompol Adhimas.

Kompol Adhimas menjelaskan bahwa dari kegiatan promosi judi online ini, masing-masing pelaku mendapatkan upah sebesar Rp600 ribu hingga Rp900 ribu per bulan. Mereka diwajibkan mengunggah link yang terhubung dengan halaman website judi sebanyak dua kali per hari di halaman utama dan story Instagram.

Baca Juga :  Tahanan di Mako Polsek Ciampea Selalu di Beri Edukasi dan Nasehat oleh Provos dan Piket Jaga¬†

Hasil pemeriksaan dan penyelidikan mengungkap bahwa Satreskrim Polres Bogor berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk 4 unit HP, 4 akun Instagram, 4 video rekaman, 4 SIM card, 2 buku tabungan, 1 ATM BRI, 4 akun Gmail, 2 akun DANA, 2 akun i-Cloud, 1 akun Google, 1 akun BNI Mobile, dan uang sebesar Rp6.328.000 di dalam rekening para pelaku.

Baca Juga :  CINTA DUNIA PENYEBAB JUDI ONLINE MARAK DI INDONESIA

“Kami Polres Bogor akan terus mengusut kasus dan memberantas perjudian online maupun offline karena sangat berdampak pada masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa mengontrol para pemainnya karena didasari oleh niat pribadi yang ingin kaya secara instan. Kami harap masyarakat memiliki kesadaran pribadi untuk tidak pernah terlibat dalam urusan perjudian apapun,” tutup Kompol Adhimas.

Penangkapan ini menunjukkan komitmen Polres Bogor dalam memberantas praktik judi online yang meresahkan masyarakat dan berdampak negatif pada tatanan sosial.