Tebing Longsor di Cimanggu Dua Ancam Keselamatan Warga dan Sekolah

0
Tebing yang longsor di depan SDN Cibungbulang 01, Desa Cimanggu Dua, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga sekitar dan bangunan sekolah.

NARASITODAY.COM – Tebing yang longsor di depan SDN Cibungbulang 01, Desa Cimanggu Dua, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga sekitar dan bangunan sekolah.

Kondisi ini mengkhawatirkan, terutama saat proses kegiatan belajar mengajar berlangsung.

“Sudah beberapa bulan belum ada perbaikan. Tapi sudah ada yang meninjau ke sini dari pemerintah desa setempat dan Dinas Pendidikan, mungkin belum ada pembiayaannya saja kali yah,” kata salah satu anggota komite sekolah yang enggan disebutkan namanya. Selasa 2 Juli 2024.

Baca Juga :  HMR Menolak Rumpin Jadi Jalur Alternatif Truk Tambang, Ini Sebabnya!!

“Karena ini berada di lingkungan sekolah, jadi khawatir saja ada anak-anak yang bermain di situ,” tambahnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan tebing tersebut, yang diperkirakan memiliki ketinggian sekitar 25 meter, hanya ditutup dengan terpal dan dipagari oleh beberapa batang pohon bambu.

Keadaan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa longsor susulan dapat mengancam keselamatan jiwa dan bangunan sekolah.

Lokasi tebing longsor ini berada di Kampung Cibungbulang, RT 05 RW 03, Desa Cimanggu Dua, dan juga merupakan akses jalan yang menghubungkan antar desa.

Baca Juga :  Beberapa Titik Akses Jalan di Bantarkaret Alami Kerusakan, Warga : Harus Segera Diperbaiki

Kepala Desa Cimanggu Dua, Edi Sukarya, mengungkapkan bahwa longsor terjadi tiga bulan lalu saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut.

“Kejadian ini sudah lama, sekitar tiga bulanan. Sudah ditinjau juga oleh dinas terkait. Ketinggiannya kurang lebih 25 meter,” ujar Edi Sukarya melalui pesan WhatsApp pada Selasa (02/07/2024).

Baca Juga :  Darya-Varia Sinergi Dengan Desa Cibatok II Sukses Turunkan Angka Stunting

Edi menjelaskan bahwa perbaikan tebing tersebut melibatkan beberapa pihak berwenang.

“Untuk tembok penahan tanah (TPT) kewenangan desa, karena sudah masuk dalam RPJMD. Sementara untuk irigasi ranah PUPR bidang pengairan, dan sesegera mungkin di bulan Juli atau Agustus akan diperbaiki,” tandasnya.

Tebing longsor ini menjadi perhatian serius, mengingat risiko yang ditimbulkan bagi keselamatan warga dan kelangsungan kegiatan di SDN Cibungbulang 01. Diharapkan perbaikan segera dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.***