Maraknya Aksi Pencurian di Kampung Cemplang, Warga Resah

0
Ilustrasi (net)

NARASITODAY.COM – Maraknya aksi pencurian di Kampung Cemplang RT 04/01, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, semakin meresahkan warga.

Kasus terbaru melibatkan pencurian sebuah sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi B 5093 FKD yang tengah diparkir di halaman rumah.

Insiden terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 05.10 WIB. Tia, pemilik kendaraan, mengungkapkan bahwa motor tersebut hilang dalam waktu singkat setelah dikeluarkan dari rumah.

Baca Juga :  Jaro Ade Beri Penjelasan, Hakim Saldi Isra Sebut Desa Cileuksa Saat Persidangan MK

“Ya pagi pukul 05.10 WIB saya mau berangkat kerja dan mengeluarkan motor keluar rumah. Selang 5 menit motor ditinggal sudah hilang,” ungkap Tia.

Menurut Tia, pelaku pencurian diduga berjumlah dua orang yang berhasil membawa sepeda motor miliknya. Ini merupakan kali pertama Tia mengalami kehilangan kendaraan, meskipun ia menyadari bahwa wilayahnya memang rawan pencurian.

“Kerugian yang dialami satu sepeda motor Beat dan kejadian baru pertama kali terjadi,” ujarnya.

Baca Juga :  Desa Pabuaran Kaler, Pusat Pasokan Singkong dan Daun untuk Rumah Makan Padang

Tia menambahkan, wilayah Kampung Cemplang saat ini memang rawan pencurian. Beberapa waktu lalu, salah satu rumah warga yang juga seorang pewarta, disatroni maling. Kini, pencurian sepeda motor kembali terjadi, menambah daftar panjang kasus kriminal di daerah tersebut.

“Memang saat ini kampung kami rawan sekali tindakan kriminal, bahkan sudah kerap kali terjadi dan ini sudah kali kedua kasus kehilangan kendaraan,” paparnya.

Baca Juga :  Besek Ikan Hasil Kerajinan Abah Satim

Tia berharap pihak kepolisian setempat segera mengusut tuntas dan menangkap pelaku pencurian kendaraan tersebut.

“Besar harapan kami tentunya agar pihak kepolisian setempat bisa memberantas pencurian kendaraan yang saat ini tengah merajalela di kawasan Cibungbulang,” tuntasnya.

Dengan semakin meningkatnya kasus pencurian di wilayah tersebut, warga Kampung Cemplang berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas untuk mengamankan lingkungan mereka.***