Ada Penampakan Pocong di Momen Gebyar Muharram Terminal Leuwiliang

0

NARASITODAY.COMPenampakan Pocong di kerumunan ribuan jamaah dari berbagai kecamatan di wilayah Bogor Barat, Kabupaten Bogor. Sabtu 6 Juli 2024.

Untuk memeriahkan malam tahun baru Islam 1446 Hijriah selain Zikir dan istighosah juga pawai Akbar dengan berjalan kaki menuju Terminal Leuwiliang, lokasi penyelenggaraan Gebyar Muharram.

Peserta pawai akbar ini terdiri dari anak-anak dan ibu-ibu yang bersemangat mengikuti acara.

Pawai ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Hadroh Ahbabul Mukhtar dan Al Habib Mahdi Bin Hamzah Assegaf.

Baca Juga :  Satu Rumah di Pancawati Tertimpa Pohon Tumbang

Mereka berdoa agar tahun baru Islam ini membawa umat Muslim menuju kehidupan yang lebih baik dan penuh berkah.

Yang menarik perhatian dalam acara tersebut adalah kehadiran pocong, sebuah kreasi unik dari salah satu peserta pawai akbar.

“Kita hanya untuk menghibur anak-anak, biar ramai saja dalam momen tahun baru Islam ini,” ujar salah satu peserta yang mengenakan kostum pocong.

Acara Gebyar Muharram di Terminal Leuwiliang berlangsung meriah dan penuh sukacita, mencerminkan semangat kebersamaan dan keberagaman dalam merayakan momen penting dalam kalender Islam.

Baca Juga :  Truk Evergreen Terlibat Kecelakaan di Jalan Raya Gunung Putri, Begini Penampakkan

Sebelumnya diberitakan, Ribuan jamaah menghadiri Gebyar Muharram yang diselenggarakan di Terminal Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Acara yang digelar untuk menyambut Tahun Baru Islam 1446 hijriah ini mengusung tema “Bogor Barat Bersholawat”.

Ketua Panitia Penyelenggara, H. Zulkifli, menyatakan bahwa kegiatan ini diadakan dengan tujuan menyambut tahun baru menuju tahun yang berkah dan berlimpah dengan menggaungkan revolusi akhlak melalui tindakan yang berakhlak.

Baca Juga :  Disetubuhi Sejak Sekolah, AF Ngaku Dua kali Hamil

“Dengan adanya kegiatan ini, kita menyambut tahun dengan baik dan menggaungkan juga revolusi akhlak dengan cara yang berakhlak,” ujarnya.

H. Zulkifli menambahkan, bahwa kegiatan ini juga sebagai upaya menangkal pengaruh negatif seperti minuman keras dan perjudian online.

“Dengan semarak berzikir dan bersholawat di Tahun Baru Islam ini, mudah-mudahan dengan semangat rasa agama kita, kita berkumpul dan mendapatkan ampunan dari Allah SWT,” katanya.***