Warga Jasinga di Gegerkan Penemuan Seorang Pria Tergantung di Bawah Jembatan Cidurian, Diduga Bunuh Diri Karena ini.

0
Ilustrasi (foto dok : Andreas Nato)

NARASITODAY.COM – Warga Kecamatan Jasinga dikejutkan oleh penemuan jenazah seorang pria tanpa identitas yang tergantung di bawah Jembatan Cidurian, Kabupaten Bogor, Senin (8/7/2024) pagi. Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga setempat sekitar pukul 06.00 WIB saat hendak mengambil air di sungai.

Kapolsek Jasinga, AKP Budi Sehabudin, mengonfirmasi kejadian ini saat dihubungi oleh wartawan. “Jenazah seorang pria tanpa identitas yang diduga merupakan korban bunuh diri ditemukan tergantung di bawah Jembatan Cidurian,” ujarnya.

Menurut keterangan warga, jenazah ditemukan dalam posisi tergantung dengan leher terlilit tali tambang berwarna hijau yang terikat pada tiang penopang jembatan. Setelah melihat jenazah, warga tersebut segera meminta bantuan dari warga sekitar dan menghubungi kepala desa setempat untuk melaporkan penemuan ini kepada pihak kepolisian.

Baca Juga :  Pria Tanpa Identitas Ditemukan Gantung Diri di Gunung Putri

Petugas Polsek Jasinga segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Jasinga untuk penanganan medis lebih lanjut.

“Jenazah tersebut diperkirakan berusia sekitar 40 tahun dengan tinggi badan kurang lebih 165 cm dan berat sekitar 50 kg. Ciri-cirinya meliputi kulit sawo matang dan rambut pendek. Saat ditemukan, jenazah mengenakan kaus lengan panjang berwarna biru dan celana panjang berwarna krem,” jelas AKP Budi Sehabudin.

Baca Juga :  Pj Gubernur Jabar Himbau Warga Pesisir Pantai Harap Waspada Bencana Gelombang Pasang

Diketahui kurang dari 24 jam identitas korban terindentifikasi. Korban bernama Andilala, warga Kampung Cemplang RT 001/007, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Jasinga, AKP Budi Sehabudin, menjelaskan bahwa terungkapnya identitas mayat jenazah Mister X tersebut berkat penyelidikan Tim Inafis dan didapati identitas mayat tersebut dari sidik jari yang bersangkutan.

“Jenazah Andilala semalam dibawa ke RSUD Leuwiliang sekitar pukul 20.00 WIB malam,” kata AKP Budi Sehabudin, Selasa (9/7/2024).

Baca Juga :  Banyak Yang Tumbang Petugas KPPS Dileuwiliang dilarikan ke RSUD

Kapolsek Jasinga menuturkan, pihak keluarga almarhum menolak untuk dilakukan proses autopsi terhadap jenazah dan memohon untuk sekiranya dapat dimakamkan selayaknya.

“Karena pihak keluarga almarhum sudah menerima dengan ikhlas atas musibah kejadian tersebut dan menganggap sudah merupakan takdir dari Allah SWT,” katanya.

Dikatakan Kapolsek, dari hasil keterangan pihak keluarga kepada pihak Kepolisian, di mana motif mayat jenazah gantung diri tersebut mengakhiri hidupnya karena menderita sakit yang tidak kunjung sembuh.

“Keterangan dan motif mayat gantung diri itu dengan melampirkan surat pernyataan dari pihak keluarga korban,” tukasnya.***