Masyarakat Gotong Royong Pasang Baliho Calon Bupati Bogor Jaro Ade

0

NARASITODAY.COM Bentuk kecintaan dan dukungan masyarakat terhadap calon bupati Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade dibuktikan dengan memasang baliho secara gotong royong.

Mengingat, baliho menjadi salah satu alat peraga kampanye milik para kandidat yang akan maju dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Bogor, tak terkecuali calon bupati Bogor satu – satunya dari Partai Golkar Jaro Ade.

Baliho ukuran 150 x 200 centi meter yang didominasi perpaduan warga kuning, biru dan putih dengan gambar sosok Jaro Ade, dengan tampilan kemeja lengan panjang putih lengkap peci hitam dibagian kepala.

Baca Juga :  Berbagi Kebahagiaan Saat Perayaan Idul Adha 1445 H Calon Bupati Bogor Jaro Ade Bagikan Sapi Qurban

Tidak ada yang tahu siapa dan kapan dipasang, seperti yang ada di beberapa titik di ruas Jalan Raya Kandang – Roda, di jalan yang menghubungkan Kelurahan Nangewer dengan Karadenan, Kecamatan Cibinong.

Sedikitnya ada 10 titik lokasi yang berpasang baliho bakal calon bupati (Bacabup) Bogor, usungan Partai Golkar dengan Partai Amanat Nasional atau PAN.

Baca Juga :  Berstatus Wartawan Madya, Agus Komeng Siap Maju Dalam Pemilihan Ketua PWI Kabupaten Bogor

“Orang yang memasang baliho pak Jaro Ade, seperti sudah profesional, karena titik pasangnya di lokasi strategis yang langsung dilihat orang, selain itu pemasangan tidak asal, tetap memperhatikan estietika dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Akim, salah seorang warga Kampung Babakan Tarikolot RW 08 Kelurahan Nangewer Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor.

Hakim mengaku,banyak mendengar nama Jaro Ade, sebagai calon Bogor, karena namanya sudah dikenal luas masyarakat, apalagi di Kelurahan Nangewer, masih banyak kader Golkar yang masih militan.

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Bogor Antusias HadiriĀ  Giat Bazar Murah Beras Dan Minyak di Polres BogorĀ 

“Pak Jaro Ade, tahun 2018 lalu kan mencalonkan diri sebagai calon bupati berpasangan dengan Ingrid Kansil. Suara pak Jaro Ade, dengan nomor urut 3, di Kampung Babakan Tarikolot cukup signifikan, jadi pemasangan baliho ini seperti membuka memori tahun 2018 lalu,” pungkasnya. ***