Penemuan Tas Berisi Jasad Bayi Gegerkan Warga Kademangan, Blitar

0
Warga Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, dikejutkan oleh penemuan sebuah tas berisi jasad bayi di pinggir sungai.

NARASITODAY.COM – Warga Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, dikejutkan oleh penemuan sebuah tas berisi jasad bayi di pinggir sungai. Tas tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing pada Selasa (9/7/2024) sekitar pukul 15.30 WIB.

Penemu tas tersebut, Agus Surahman, mengaku menemukan tas berwarna hitam saat sedang mencari ikan di pinggir sungai. Setelah membuka tas, ia terkejut mendapati isinya adalah jasad bayi yang sudah dalam kondisi membusuk.

Baca Juga :  Merasa Dibohongi, Ratusan Warga di Benteng Ciampea Tolak Pembangunan SPBU

“Awalnya lihat ada tas hitam di pinggir sungai, setelah itu saya ambil dan buka ternyata isinya jasad bayi. Baunya sudah busuk, setelah itu langsung lapor ke perangkat desa,” ujar Agus.

Agus langsung melaporkan penemuan tersebut ke perangkat desa setempat tanpa mengetahui jenis kelamin bayi tersebut karena kondisi jasad yang sudah tidak bisa dikenali.

Polisi segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi terhadap jasad bayi. Garis polisi telah dipasang di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Penyebab dan Gejala Penyakit ADHD Seperti yang Diderita Fuji An

Kapolsek Lodoyo Barat, Iptu Dwi Purwanto, menjelaskan bahwa jasad bayi telah dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, tim Satreskrim Polres Blitar masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini.

Jasad bayi sudah dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, karena kondisinya tidak bisa dikenali. Saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh tim Satreskrim Polres Blitar. Mohon waktunya,” terang Iptu Dwi Purwanto.

Baca Juga :  Gudang Limbah Kecap di Leuwisadeng Digeruduk Warga, Ada yang kesurupan!!

Penemuan ini mengejutkan dan membuat warga sekitar merasa prihatin. Mereka berharap polisi dapat segera mengungkap pelaku yang tega membuang bayi tersebut serta memberikan keadilan bagi jasad bayi yang ditemukan.**