Waspada ISK! Kenali Tanda Perubahan Warna dan Bau Urine

0
Ilustrasi tes urine. Foto: dok Pinterest

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Dokter spesialis urologi Prof. dr. Harrina Erlianti Rahardjo, SpU(K), PhD memaparkan salah satu tanda infeksi saluran kemih (ISK). Penyakit ini dapat menyerang seluruh sistem saluran kemih, baik bagian atas maupun bawah. Saluran kemih bagian atas mencakup ginjal, sedangkan bagian bawah terdiri dari kandung kemih dan uretra, yakni saluran yang mengalirkan urine ke luar tubuh.

Gejala ISK bergantung pada lokasi infeksi. Namun, kasus yang paling sering terjadi adalah infeksi pada saluran kemih bagian bawah. Prof. Harrina menjelaskan, penderita umumnya merasakan nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil, disertai perubahan warna urine.

Baca Juga :  Cara Mudah Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut agar Terhindar dari Penyakit

“Biasanya warna urine tidak lagi jernih, melainkan keruh, bahkan bisa berubah menjadi kemerahan atau mengandung darah,” ujarnya seperti dikutip dari detikcom.

Selain itu, penderita kerap mengalami anyang-anyangan, yaitu dorongan untuk buang air kecil secara terus-menerus tetapi urine yang keluar hanya sedikit dan terasa perih. Bau urine pun dapat berubah menjadi lebih tajam atau tidak biasa dibandingkan kondisi normal.

Baca Juga :  Minum Air Rebusan Ketumbar: Rahasia Kesehatan Tradisional yang Efektif untuk Berbagai Masalah Kesehatan

ISK bagian bawah umumnya tidak berbahaya, tetapi keluhannya bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini perlu diwaspadai apabila bakteri menyebar ke saluran kemih bagian atas hingga mencapai ginjal. Jika sudah demikian, gejalanya dapat menjadi lebih serius, seperti demam tinggi, menggigil, dan nyeri di area pinggang.

Baca Juga :  Bolehkah Anak Kecil Minum Matcha Latte? Ini Penjelasan Ahli

Prof. Harrina mengingatkan, bila tidak ditangani dengan tepat, infeksi dapat menyebar ke aliran darah dan menyebabkan sepsis, kondisi berbahaya yang dapat mengancam jiwa. Risiko ini lebih tinggi pada pasien dengan faktor penyerta, seperti diabetes.

Karena itu, masyarakat dianjurkan untuk segera memeriksakan diri jika mengalami perubahan warna dan bau urine, serta nyeri saat buang air kecil, guna mencegah komplikasi yang lebih serius. (MG5)

Editor : Nathania

Sumber : insertlive.com