Tips Puasa Aman untuk Penderita GERD, Cegah Asam Lambung Kambuh Saat Ramadan

0
Ilustrasi asam lambung ketika puasa. Foto: dok Pinterest

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Bulan Ramadan menjadi waktu yang istimewa bagi banyak orang. Namun, bagi mereka yang mengalami asam lambung atau GERD (gastroesophageal reflux disease), perubahan jadwal makan antara sahur dan berbuka bisa memicu kambuhnya gejala bila tidak dikelola dengan baik.

Kenaikan asam lambung umumnya ditandai rasa panas di dada, nyeri ulu hati, hingga sensasi asam di tenggorokan. Keluhan ini sering muncul saat pola makan berantakan atau ketika mengonsumsi makanan yang menjadi pemicu.

Meski demikian, pengidap GERD tetap dapat menjalani puasa dengan aman. Kuncinya terletak pada pengaturan pola makan serta kebiasaan harian yang lebih terkontrol.

Baca Juga :  7 Manfaat Kapulaga yang Menakjubkan untuk Kesehatan Jantung dan Pencernaan

Berikut beberapa cara agar puasa tetap lancar tanpa gangguan asam lambung:

1. Hindari Makan Berlebihan Saat Berbuka
Mengisi perut terlalu banyak dalam waktu singkat dapat memicu refluks. Saat azan magrib, sebaiknya mulai dengan porsi kecil dan makan secara perlahan. Cara ini membantu lambung menyesuaikan diri sehingga tekanan berlebih bisa dihindari.

2. Batasi Makanan Pedas dan Berlemak
Menu yang tinggi lemak dan bercita rasa pedas berpotensi meningkatkan produksi asam lambung. Beberapa orang juga sensitif terhadap tomat serta bawang. Jika dikonsumsi berlebihan, makanan tersebut dapat membuat perut terasa tidak nyaman.

Baca Juga :  Polri Gelar Layanan Kesehatan Gratis untuk Korban Banjir di Aceh

3. Kurangi Kafein dan Cokelat
Minuman seperti kopi dan teh berkafein, serta cokelat, sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan selama Ramadan. Kandungannya dapat memperburuk gejala, apalagi jika diminum saat perut kosong.

4. Pilih Minuman yang Lebih Ramah Lambung
Minuman bersoda memang terasa menyegarkan saat berbuka, tetapi bisa menyebabkan kembung dan memicu naiknya asam lambung. Air putih atau minuman hangat lebih dianjurkan untuk menjaga cairan tubuh tanpa merangsang produksi asam berlebih.

5. Jangan Langsung Berbaring Usai Sahur
Langsung tidur setelah makan memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan. Usahakan tetap duduk atau berdiri tegak beberapa waktu setelah sahur agar gravitasi membantu menjaga asam tetap di lambung. Saat tidur malam, posisi kepala dan dada bisa ditinggikan sekitar 15–20 sentimeter guna mengurangi risiko refluks.

Baca Juga :  5 Jurus Ampuh Mengelola Asam Urat Setelah Lebaran

Puasa tetap bisa dijalani dengan nyaman selama pola makan teratur dan pemicu dihindari. Bahkan, jika dilakukan dengan tepat, puasa dapat membantu mengontrol kebiasaan makan dan mendukung kesehatan lambung.

Jadi, penderita GERD tak perlu ragu berpuasa. Dengan strategi yang tepat, ibadah tetap khusyuk tanpa terganggu masalah asam lambung. (MG5)

Editor : Nathania

Sumber : insertlive.com