Banjir Bandang di Jasinga, Lima Jembatan Putus, Warga Terisolasi

0
Sejumlah warga tengah menyelamatkan barang berharga saat air meluap hingga setinggi lutut orang dewasa.

NARASITODAY.COM, BOGOR- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, pada Sabtu malam memicu meluapnya Sungai Cidurian dan sejumlah aliran air lainnya. Akibatnya, banjir bandang merendam beberapa kampung dan memutus akses antarwilayah.

Sejumlah warga dilaporkan terisolasi setelah jalur penghubung antar kampung tidak bisa dilalui.

Baca Juga :  Bupati Bogor Tekankan Promosi Wisata dan Pelestarian Alam Melalui Overland 2025

Di Desa Pangaur, banjir merendam permukiman warga di Kampung Pangaur RT 01 dan RT 02 RW 02. Hingga saat ini, genangan air belum surut, sehingga menyulitkan petugas untuk menjangkau seluruh titik terdampak.

Sekretaris Desa Pangaur, Agus Hapipuddin, mengatakan banjir kali ini tidak hanya menyebabkan genangan, tetapi juga menimbulkan kerusakan infrastruktur yang cukup serius.

Baca Juga :  Konflik Iran-AS Dinilai Berakhir Setelah Batas Waktu War Powers Resolution Berjalan

“Empat jembatan rawayan dan satu jembatan beton putus terbawa arus,” ujarnya.

Kerusakan tersebut terjadi di Kampung Nagreg dan Kampung Kuluwung, yang kini membuat aktivitas warga lumpuh total.

Selain Desa Pangaur, banjir juga dilaporkan melanda Kampung Leuwiloa di Desa Cikopomayak serta sejumlah wilayah di Kampung Pasir.

Baca Juga :  Rusia dan Iran Jalin Hubungan Mesra, Diduga Rusia Pasok Data Strategis kepada Teheran

Meski dampak kerusakan cukup signifikan, hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait korban jiwa.

“Semoga tidak ada korban,” kata Agus.

Sementara itu, warga masih menunggu penanganan lebih lanjut, terutama untuk pemulihan akses yang terputus agar aktivitas dapat kembali berjalan.