Dukung Pembangunan Merata, RAPBN 2026 Alokasikan Rp12,5 Juta per Orang untuk Maluku-Papua

0
RAPBN
Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan alokasi RAPBN 2026 yang dirancang untuk mendorong pembangunan merata di seluruh wilayah Indonesia.(Foto : klikpendidikan.id)

NARASITODAY.COM – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan alokasi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 yang akan digunakan untuk belanja pemerintah pusat melalui kementerian/lembaga (K/L) serta transfer ke daerah (TKD). Tujuannya adalah mendukung pembangunan yang merata di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam rapat daring bersama Komite IV DPD RI, Sri Mulyani menjelaskan bahwa penduduk di Pulau Jawa akan menerima alokasi sebesar Rp5,1 juta per orang. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 45,1 juta penerima, Sekolah Rakyat (SR) untuk 12,2 ribu siswa, dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk 73,5 juta orang.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sastra Winara Minta Pegawai Baru Kabupaten Bogor Berikan Pelayanan Maksimal

Sementara itu, wilayah Maluku dan Papua mendapatkan alokasi tertinggi, yakni Rp12,5 juta per orang. Dana tersebut akan mendanai MBG bagi 2,4 juta penerima, SR untuk 3,9 ribu siswa, dan CKG untuk 3,6 juta orang. Informasi ini disampaikan melalui unggahan Instagram resmi Sri Mulyani pada Jumat (5/9/2025).

Wilayah Kalimantan memperoleh alokasi Rp8,5 juta per orang, yang akan digunakan untuk MBG bagi 5,2 juta penerima, SR untuk 5,3 ribu siswa, dan CKG untuk 7,8 juta orang.

Baca Juga :  Komitmen lakukan percepatan Makan Bergizi Gratis, Bupati Bogor dan Kepala BGN sinergi dalam pemenuhan SPPG

Untuk Sulawesi, alokasi anggaran mencapai Rp7,3 juta per orang, dengan rincian MBG bagi 6,2 juta penerima, SR untuk 6,3 ribu siswa, dan CKG untuk 9,5 juta orang. Di Sumatera, alokasi sebesar Rp5,6 juta per orang akan mendukung MBG bagi 18,8 juta penerima, SR untuk 11,7 ribu siswa, dan CKG untuk 28,8 juta orang.

Terakhir, Bali dan Nusa Tenggara mendapatkan alokasi Rp6,4 juta per orang, yang akan digunakan untuk MBG bagi 5,1 juta penerima, SR untuk 3,1 ribu siswa, dan CKG untuk 7 juta orang.

Baca Juga :  Jurnalis di Bogor Barat Jadi Korban Pencurian Helm Saat Meliput Acara Kegiatan Anggota DPR RI

Sri Mulyani menekankan bahwa APBN 2026 dirancang untuk tetap sehat dan kredibel, dengan fokus pada efisiensi dan produktivitas belanja negara.

“APBN bekerja keras, namun dijaga tetap sehat dan kredibel untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara adil dan mendorong transformasi ekonomi.

Belanja Negara yang efisien dan produktif mendukung 8 Prioritas Nasional: Ketahanan Pangan, Ketahanan Energi, Makan Bergizi Gratis, Pendidikan, Kesehatan, UMKM dan Koperasi, Pertahanan Semesta dan Investasi serta Perdagangan Global,” tulis Sri Mulyani.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com