Tampak Tersenyum Para Kades di Leuwiliang Terima Bantuan Motor dari Pemkab Bogor

0
Salah satu kepala Desa di Leuwiliang saat serah terima kendaraan sepeda motor di halaman kecamatan Leuwiliang, foto dok : Tangkapan layar/net

NARASITODAY.COMPara Kepala Desa di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, terlihat tersenyum lebar saat menerima bantuan sepeda motor dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor.

Serah terima bantuan tersebut berlangsung di halaman kantor kecamatan, dan menjadi momen istimewa bagi para kepala desa yang menerima kendaraan dinas berupa motor Nmax 150 CC.

Camat Leuwiliang, WR.Pelitawan, menjelaskan bahwa pemberian sepeda motor ini bukan hanya untuk kepala desa di Leuwiliang, tetapi juga untuk seluruh kepala desa di Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Detik-Detik Motor Pasutri Lolos Rem di Pabangbon, Tabrak Tugu Batu dan Terpental!

“Iya benar, semua kades, bukan hanya se-Kecamatan Leuwiliang, tapi se-Kabupaten Bogor,” ujarnya, saat di hubungi Narasitoday. Selasa (12/11).

Pelitawan berharap agar sepeda motor ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung kinerja para kepala desa dalam melayani masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar kendaraan tersebut dirawat dengan baik sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

Baca Juga :  MotoGP Mandalika 2024: Tiket Baru Terjual 27 Ribu,Penyelenggara Berupaya Mencapai Target 100 Ribu Penonton

“Kita menghimbau agar para kepala desa bisa menjaga kendaraan sepeda motor. Karena ini untuk menunjang kinerja di pemerintah desa,” katanya.

Bantuan sepeda motor Nmax 150 CC ini merupakan alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor tahun anggaran 2023.

Realisasi bantuan tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan desa.

Baca Juga :  TNI-Pemkab Bogor Buka Akses Jalan Terisolir di Desa Karacak Lewat TMMD

Dengan bantuan sepeda motor ini, diharapkan kinerja pemerintahan desa semakin efektif dan mampu menjangkau masyarakat dengan lebih cepat.

“Kepala desa kini dapat lebih mudah melakukan mobilitas dalam menyelesaikan tugas dan memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayahnya masing-masing,” pungkasnya.***