Rendahnya Animo Masyarakat Jadi Penyebab Utama Tidak Hadirnya 1,6 Juta Pemilih di Bogor

0
Rendahnya Animo Masyarakat Jadi Penyebab Utama Tidak Hadirnya 1,6 Juta Pemilih di Bogor

NARASITODAY.COM Sebanyak 1,6 juta warga Kabupaten Bogor tercatat tidak menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Hal ini disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor, M. Adi Kurnia, Kamis (5/12/2024).  

Baca Juga :  Apa Saja 5 Penyebab Mata Juling pada Orang Dewasa? Simak Penjelasannya!

“Dari total 3,9 juta pemilih, yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) hanya sekitar 2,3 juta. Artinya, ada sekitar 1,6 juta yang tidak hadir,” ujar, Adi.  

Persentase partisipasi pemilih dalam Pilkada kali ini hanya mencapai 60 persen, jauh di bawah target 85 persen yang ditetapkan KPUD. “Sekitar 58 sampai 60 persen,” tambahnya.  

Baca Juga :  Puncak HUT Golkar ke-61 Kabupaten Bogor Dipenuhi Semangat Kebersamaan dan Solidaritas

Adi mengungkapkan, rendahnya partisipasi masyarakat kemungkinan disebabkan oleh kurangnya minat warga untuk menggunakan hak pilih. 

“Animo masyarakat untuk datang ke TPS memang agak berkurang,” katanya.  

Ia juga menegaskan bahwa rendahnya tingkat partisipasi ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Bogor, tetapi juga di sejumlah wilayah lain.  

Baca Juga :  Pascabanjir Bandang Donggala, TNI-Polri Fokus Buka Akses dan Bersihkan Permukiman

Laporan: Rifki Ramadhan