NARASITODAY.COM – Sebuah Chromebook yang belum diketahui identitasnya baru saja muncul dalam hasil benchmark GeekBench. Yang menarik, Chromebook ini menggunakan chip dari Mediatek.
ChromeUnboxed menemukan bahwa perangkat Chromebook misterius tersebut menggunakan chip Mediatek MT8196 dan memiliki motherboard dengan kode Navi. Skor yang tercatat pada benchmark juga cukup tinggi, baik untuk pengujian single-core maupun multi-core.
Pada uji single-core, chip ini meraih skor 2.545, sementara untuk uji multi-core, skor yang didapatkan mencapai 7.841, seperti yang dikutip detikINET dari Digital Trends, Sabtu (8/2/2025).
Jika dibandingkan dengan Chromebook lainnya yang pernah diuji, chip MT8196 ini terbukti jauh lebih cepat. Bahkan jika dibandingkan dengan Chromebook tercepat yang ada saat ini, yang menggunakan prosesor Intel Core Ultra 7, salah satunya adalah Acer Chromebook Plus Spin 714.
Chip Mediatek MT8196 ini diperkirakan merupakan Dimensity 9400 yang dimodifikasi untuk dapat digunakan pada Chromebook. Seperti yang diketahui, Dimensity 9400 adalah chip Mediatek yang paling cepat saat ini untuk ponsel dan tablet.
Menurut ChromeUnboxed, kemungkinan satu-satunya chip yang bisa menantang MT8196 untuk gelar chip Chromebook tercepat pada 2025 adalah jika Intel merilis Panther Lake. Namun, hingga saat ini, belum ada hasil benchmark untuk chip Intel tersebut.
Kemunculan Chromebook misterius di GeekBench ini memunculkan spekulasi bahwa Google akan merilis Chromebook baru pada musim semi 2025. Namun, ada kemungkinan juga bahwa Google akan mempertahankan jadwal peluncuran Chromebook yang seharusnya dilakukan pada musim gugur 2024 lalu.
Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, Dimensity 9400 diluncurkan pada awal Oktober 2024. Chipset ini menghadirkan peningkatan signifikan dalam hal performa dan efisiensi, serta dukungan untuk AI dan ponsel dengan layar lipat tiga.
Dimensity 9400 diproduksi menggunakan proses 3nm yang diklaim 40% lebih efisien dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Seperti pendahulunya, Dimensity 9400 mengadopsi arsitektur ‘all big core’ yang terdiri dari empat core ultra besar dan empat core besar.
Chipset ini mencakup satu inti Cortex X925, tiga inti Cortex-X4, dan empat inti Cortex-A720. MediaTek menyatakan bahwa kombinasi ini menghasilkan performa single-core yang 35% lebih cepat dan performa multi-core yang 28% lebih baik dibandingkan Dimensity 9300.
Dimensity 9400 juga dilengkapi dengan GPU Immortalis-G925 dan NPU generasi kedelapan yang dibuat oleh MediaTek. Menurut perusahaan asal Taiwan ini, GPU tersebut mampu memberikan performa puncak yang 41% lebih cepat, dengan ray tracing yang 40% lebih cepat.
Sementara itu, NPU pada Dimensity 9400 mendukung pelatihan model AI secara on-device dengan performa yang 80% lebih cepat dalam merespons model bahasa besar. NPU ini juga mendukung pembuatan video menggunakan AI serta Google Gemini Nano.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel














