NARASITODAY.COM – Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, memberikan apresiasi terhadap kinerja Polres Bogor yang berhasil mengungkap pabrik narkotika golongan 1 jenis tembakau sintetis.
Pengungkapan ini dinilai sebagai langkah signifikan dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba yang berpotensi merusak generasi muda.
“Keberhasilan ini menunjukkan komitmen yang luar biasa dari jajaran Polres Bogor dalam menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat. Saya sangat mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat,” ujar Dedi, Sabtu (8/2).
Gubernur Dedi juga menyoroti pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.
Selain membahas pengungkapan kasus narkotika, dalam pertemuan bersama Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, Dedi turut menyoroti berbagai persoalan menonjol di wilayah Bogor.
Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah keluhan warga Parung Panjang terkait kondisi jalan yang rusak parah akibat lalu lintas truk tambang.
Kapolres Rio menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait guna mencari solusi terbaik atas permasalahan tersebut.
Penertiban truk tambang yang melebihi tonase serta penegakan aturan lalu lintas menjadi fokus utama dalam penanganan masalah ini.
“Kami berupaya melakukan langkah-langkah konkret, termasuk koordinasi dengan dinas terkait untuk menertibkan kendaraan yang melanggar aturan,” kata Rio.
Menanggapi hal itu, Gubernur Dedi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengambil langkah strategis untuk memperbaiki infrastruktur jalan serta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas truk tambang.
“Masalah ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi yang konkret dan berkelanjutan,” tegasnya.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat Bogor serta sekitarnya.
Dengan langkah tegas yang diambil dalam pemberantasan narkotika dan penanganan infrastruktur, pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan dampak positif secara langsung, baik dari segi keamanan maupun kesejahteraan.***














