
NARASITODAY.COM – Kenshin Kamimura, seorang idol Jepang yang dikenal sebagai anggota grup musik ONE N’Only, kini menjadi sorotan setelah diamankan pihak kepolisian dengan tuduhan pelecehan seksual. Kenshin diduga melakukan tindakan pelecehan terhadap seorang penerjemah untuk grup musiknya pada 1 Maret 2025, yang akhirnya dilaporkan oleh korban.
Pihak berwenang segera melakukan penangkapan dan Kenshin berhasil diamankan di Hong Kong setelah laporan tersebut. Jika terbukti bersalah, Kenshin dapat dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun. Hingga kini, Kenshin belum memberikan pernyataan terkait insiden yang membuatnya terjerat hukum ini.
Agensi yang menaungi grup musik ONE N’Only, Stardust Promotion, langsung menanggapi dengan mengeluarkan pernyataan resmi. Agensi mengumumkan bahwa Kenshin telah dipecat dari grup musik tersebut sejak 4 Maret 2025. “Karena pelanggaran kepatuhan yang serius dari Kenshin Kamimura, kami ingin mengatakan bahwa mulai hari ini, 4 Maret, ia telah meninggalkan grup dan kontrak manajemennya dengan Stardust Promotion telah dihentikan,” bunyi pernyataan tersebut.
Para anggota ONE N’Only juga turut memberikan respons terhadap kejadian ini. Mereka mengungkapkan permintaan maaf dan dukungan kepada korban. “Ini terjadi tiba-tiba dan aku benar-benar bingung. Aku minta maaf karena membuat para penggemar khawatir,” ungkap Seki, salah satu anggota grup. Sementara itu, Sawamura menambahkan, “Kami minta maaf karena tak bisa memprotes perasaan kami. Hatiku hancur memikirkan para penggemar cemas dan khawatir.”
Kenshin Kamimura, yang sebelumnya dikenal sebagai anggota Satori Boys Club, memperoleh popularitas setelah bergabung dengan ONE N’Only. Namun, kini karirnya terguncang dengan tuduhan serius yang dihadapinya. Hingga saat ini, ia belum memberikan klarifikasi atau pernyataan publik terkait tuduhan yang membelitnya.***













