Terkuak Dalang Pembongkaran Hibisc Fantasy Puncak Ternyata Bukan KDM, Sosok Ini Sejak Awal Ngotot Menolak Dijadikan Wisata

0
Pj Bupati dan Gubernur. Samsul Hidayat

NARASITODAY.COM Tidak banyak orang tahu, dibalik pembongkaran bangunan wisata yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ternyata ada sosok warga Kabupaten Bogor yang sebelumnya lantang menolak berdirinya Hibisc Fantasy milik PT Jasa Pariwisata (Jaswita) BUMD Jabar.

Sosok tersebut yakni anggota komisi IV DPRD Jabar, Samsul Hidayat, ia sejak awal menolak dengan adanya bangunan dilahan hijau di puncak Bogor.

Sejak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Pemprov Jabar dipimpin oleh Pj Bupati dan Gubernur. Samsul Hidayat yang saat ini mengisi di Komisi IV tersebut pernah beberapa kali memboyong rekan-rekan di DPRD untuk meninjau pelanggaran lahan yang terjadi di Puncak Bogor.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Sebut Peran Media Sosial Bisa Atasi Persoalan Kawasan Puncak
Pj Bupati dan Gubernur. Samsul Hidayat

“Karena saat itu tidak menggurbris peringatan dari Pemprov Jabar, maka waktu itu saya memboyong komisi IV ke lokasi dan memberikan rekomendasi kepada Pemprov yang waktu itu masih dijabat oleh Pj Gubernur Bey Triadi Machmudin untuk segera menertibkan, walaupun itu dibelakangnya ada peran PT Jaswita sebagai BUMD Jawa Barat,”ucap Samsul Hidayat, Senin (10/3/2025).

Namun sampai jabatan PJ Gubernur selesai, bangunan yang melanggar Hibisc Fantasy itu masih berdiri kokoh seolah tidak terjadi apa-apa.

Baca Juga :  8 Manfaat Kesehatan Pare yang Membuatnya Layak Jadi Bagian dari Diet Sehari-hari

Hingga demikian, Puncaknya, pelanggaran ini terlihat kembali publik seketika mengguncang wilayah Kecamatan Cisarua pada 3 Maret 2025 lalu, dan juga membuat kegeraman semua pihak termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga berujung pada pembongkaran.

Pj Bupati dan Gubernur. Samsul Hidayat

Meski terlambat, Samsul Hidayat mengaku sangat mengapresiasi langkah ketegesan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi soal dilakukanya pembongkaran salah satu destinasi wisata baru yang dikelola oleh PT Jaswita.

Menurutnya, berdirinya wisata di lahan hijau diatas 15.000 meter persegi itu menjadi salah satu penyebab bencana banjir dan longsor yang menimpa warga Kecamatan Cisarua.

Baca Juga :  Pj. Bupati Bogor dan Rektor IPB University Bertemu Bahas Peningkatan Indeks Ketahanan Pangan  

“Kita tetap memberikan apresiasi terhadap Dedi Mulyadi terkait pembongkaran lahan-lahan yang melanggar izin di Puncak Bogor, ini merupakan ketegasan seorang Gubernur,”kata dia.

Dengan latar belakang seorang aktivis yang peduli terhadap lingkungan, Samsul Hidayat yang juga politikus senior dari Partai Golkar ini mendorong normalisasi lahan di wilayah Puncak Bogor untuk menghindari bencana yang pernah terjadi.***