NARASITODAY.COM – Setelah menaklukkan divisi bulu UFC dan menyandang gelar juara, Ilia Topuria kini mengarahkan tatapannya ke tantangan yang lebih besar: kelas ringan. Bukan sekadar naik divisi biasa, petarung berjuluk ‘El Matador’ ini punya misi khusus.
Ia bertekad merebut sabuk juara kelas ringan dari tangan sang penguasa saat ini, Islam Makhachev, dan melakukannya dengan gaya yang sangat personal: memitingnya di depan mata legenda UFC, Khabib Nurmagomedov!
Islam Makhachev sendiri bukanlah lawan sembarangan. Pewaris takhta yang dioperkan oleh sahabatnya, Khabib Nurmagomedov, ini telah menunjukkan dominasinya di kelas ringan sejak merebut sabuk pada tahun 2022 dan berhasil mempertahankannya sebanyak empat kali. Duet maut dari Dagestan ini terus menjaga obor kejayaan di octagon UFC.
Keinginan Ilia Topuria untuk menantang Islam Makhachev tentu menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar MMA. Namun, tantangan ini disambut dingin oleh Khabib Nurmagomedov. Sang legenda justru menilai bahwa Topuria belum layak untuk bertarung memperebutkan gelar di kelas ringan.
“Arman Tsarukyan adalah petarung yang lebih serius dari Topuria. Topuria petarung yang bagus di kelas 145 (bulu), tetapi kita belum melihatnya di kelas ringan,” ujar Khabib, memberikan pandangannya seperti dilansir dari ESPN.
Khabib berpendapat bahwa Arman Tsarukyan akan menjadi lawan yang lebih kompetitif bagi Islam dibandingkan Topuria. Ia menyarankan agar Topuria membuktikan diri terlebih dahulu di kelas ringan sebelum mendapatkan kesempatan perebutan gelar.
“Saya yakin Arman lebih kompetitif untuk Islam daripada Topuria. Topuria harusnya bertarung sekali dulu di kelas ringan, tap saya tidak tahu ada kesepakatan seperti apa yang dimilikinya dengan UFC,” sambungnya.
Namun, keraguan dari seorang legenda tak sedikit pun menggoyahkan keyakinan Ilia Topuria. Dengan rekor sempurna 16 kemenangan tanpa kekalahan, petarung berdarah Georgia-Spanyol ini justru semakin termotivasi untuk membuktikan diri.
Ia bahkan memiliki skenario impian untuk merebut sabuk juara dari Islam Makhachev. ‘La Leyenda’ dengan penuh percaya diri menyatakan keinginannya untuk mengunci Islam di depan Khabib Nurmagomedov!
“Saya unggul dalam segala hal dan saya meyakini itu. Mungkin, saya akan lakukan kuncian D’Arce choke dan melakukannya di depan Khabib. Saya akan melakukannya,” tegas Topuria dengan nada penuh keyakinan.
Topuria merasa bahwa Khabib seharusnya menyadari potensi ancaman yang ia bawa. “Khabib harusnya tahu, saya lawan yang pantas buat Islam. Apa dia tidak mau saya melawannya?” cetusnya, seolah menantang penilaian sang legenda.
Dengan ambisi yang membara, Ilia Topuria berharap dapat segera mewujudkan pertarungan impiannya melawan Islam Makhachev. “Semoga saya bisa lawan Islam di musim panas ini, atau mungkin di September nanti,” pungkasnya, menantikan lampu hijau dari UFC untuk membuktikan bahwa ia bukan hanya sekadar juara kelas bulu, tetapi juga calon penguasa baru di kelas ringan. Pertarungan antara keyakinan seorang juara baru melawan dominasi sang penerus legenda tentu akan menjadi tontonan yang sangat dinantikan.***













