Subuh Kelabu di Cibinong, Kompor dan Tabung Gas Pempek Cik Lin Digondol Maling

0
Subuh Kelabu di Cibinong, Kompor dan Tabung Gas Pempek Cik Lin Digondol Maling

NARASITODAY.COM – Di balik aroma sedap pempek yang biasa mengepul dari dapur kecil Pempek Cik Lin, Jumat (25/4/2025) dini hari lalu, suasana berubah muram. Sekira pukul 04.04 WIB, saat langit Cibinong masih gelap dan jalanan lengang, seorang pria tak dikenal terekam kamera pengawas memasuki tempat usaha kuliner itu dengan maksud jahat.

Berselimut sepi dan nyaris tanpa jejak, pelaku tampak mengenakan baju putih, jaket cokelat, celana pendek hitam, serta topi dan masker putih. Ia membobol rolling door, masuk perlahan, lalu tanpa ragu memasukkan satu unit kompor ke dalam karung. Tak hanya itu, tabung gas elpiji 3 kilogram pun turut digondol.

Baca Juga :  Ahmad Syaikhu: Peran Ayah Penting untuk Membina Generasi Tangguh dan Berkualitas

Peristiwa ini diunggah oleh akun Instagram @cibinongviral dan langsung menyedot perhatian warganet. Dalam keterangan video, pemilik usaha mengungkapkan rasa kecewanya sekaligus memberi peringatan kepada sesama pelaku UMKM agar lebih waspada.

Maling bobol tempat usaha, kehilangan kompor dan tabung gas, lebih berhati-hati yang punya tempat usaha. Kejadian jam 4 subuh, 25 April 2025,” tulis akun tersebut.

Baca Juga :  Konsolidasi Forum UMKM IKM Kabupaten Bogor: Pengurus Baru Dilantik, Program Kerja Disusun

Kerugian akibat aksi pencurian ini ditaksir mencapai ratusan ribu rupiah. Bukan jumlah yang besar bagi sebagian orang, namun cukup mengguncang roda harian usaha kecil yang mengandalkan operasional setiap pagi.

Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh timetoday.id, Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Yunli Pengestu menyebut bahwa hingga kini belum ada laporan resmi yang diterima pihak kepolisian.

Baca Juga :  Peningkatan Drastis Korban Virus Marburg di Ethiopia, Kewaspadaan Meningkat

“Enggak ada laporan, mungkin koordinasi ke polres,” ujarnya singkat.

Kasus ini menambah daftar panjang tantangan yang dihadapi para pelaku UMKM, bukan hanya soal pemasaran dan persaingan, tapi juga keamanan. Di tengah semangat mereka membangun usaha dari nol, insiden seperti ini menyadarkan pentingnya perlindungan yang lebih maksimal baik dari pemilik, lingkungan sekitar, maupun aparat.***