Bahasa Isyarat Masuk Kurikulum Sekolah Malaysia Mulai 2027, Ditetapkan Sebagai Mata Pelajaran Inklusif

0
Bahasa Isyarat
Ilustrasi sebuah tangan yang menujukan sebuah Bahasa Isyarat.(Foto : Istock)

NARASITODAY.COM – Kementerian Pendidikan Malaysia menetapkan Bahasa Isyarat Malaysia (BIM) sebagai salah satu mata pelajaran dalam Kurikulum Persekolahan 2027.

Kebijakan ini diumumkan melalui unggahan resmi Bahagian Pembangunan Kurikulum Kementerian Pendidikan Malaysia (KPM) di Facebook, dan akan mulai diterapkan di tingkat Sekolah Rendah atau setara dengan sekolah dasar.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas komunikasi antara penyandang disabilitas dan masyarakat umum. “Dengan dimasukkannya bahasa ini, pemerintah setempat mengharapkan komunikasi antara difabel dan masyarakat normal bisa terjadi dan lebih luas,” tulis KPM.

Baca Juga :  Bantah Tuduhan Warga, Kades Cintamanik Siap Tindak Oknum Jika Ada Pungutan

Kurikulum Baru Gantikan Kurikulum Prasekolah 2026

Kurikulum Persekolahan 2027 dirancang untuk menggantikan Kurikulum Prasekolah 2026. Dalam kurikulum baru ini, BIM akan menjadi bagian dari mata pelajaran wajib bagi Murid Berkeperluan Pendidikan Khas (MBPK), bersama dengan Pendidikan Asas Individu Ketidakpunyaan Penglihatan dan Pengurusan Kehidupan Masalah Pembelajaran.

Bahasa Isyarat Malaysia dan Kod Tangan Bahasa Malaysia

Bahasa Isyarat Malaysia (BIM) telah dikembangkan sejak tahun 1954 dan digunakan secara luas di sekolah-sekolah inklusif seperti Sekolah Federasi Tuna Rungu di Penang. BIM juga disebut sebagai dasar dari Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo), menurut laman Learning Malaysian Sign Language/BIM.

Baca Juga :  Mengapa Literasi Laut Harus Jadi Bagian Kurikulum? Ini 5 Faktanya

Sementara itu, Kementerian Pendidikan Malaysia mengakui Kod Tangan Bahasa Malaysia (KTBM) sebagai sistem pengkodean manual yang merepresentasikan bahasa lisan Malaysia dalam bentuk isyarat. KTBM kini digunakan sebagai acuan dalam pengajaran bahasa Melayu di lingkungan pendidikan formal.

Susunan Mata Pelajaran Sekolah Rendah dalam Kurikulum 2027

Dalam rancangan Kurikulum 2027, mata pelajaran terbagi menjadi tiga kategori:

Mata Pelajaran Teras:

  • Bahasa Melayu
  • Bahasa Inggris
  • Bahasa Cina
  • Bahasa Tamil
  • Matematik
  • Pendidikan Islam
  • Pendidikan Moral
  • Alam dan Manusia: Pembelajaran Terpadu
  • Eksplorasi Seni dan Dunia: Pembelajaran Bersepadu
  • Sejarah
  • Sains
Baca Juga :  Ingin Hidup Mandiri? Coba 5 Tips Menerapkan Homesteading yang Populer di Indonesia!

Mata Pelajaran Wajib:

  • Pendidikan Jasmani
  • Pendidikan Jasmani dan Pendidikan Kesihatan
  • Pendidikan Seni Visual
  • Pendidikan Muzik
  • Teknologi dan Digital

Mata Pelajaran Wajib untuk MBPK (Inklusif):

  • Pendidikan Asas Individu Ketidakpunyaan Penglihatan
  • Bahasa Isyarat Malaysia
  • Pengurusan Kehidupan Masalah Pembelajaran

Kebijakan ini menandai komitmen Malaysia dalam memperkuat pendidikan inklusif dan memperluas akses komunikasi bagi seluruh lapisan masyarakat.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com