
NARASITODAY.COM, TAMIL – Sebuah tragedi memilukan terjadi di distrik Karur, Tamil Nadu, India, saat kampanye politik yang digelar oleh aktor sekaligus politisi Vijay berujung pada insiden maut.
Puluhan ribu orang memadati lokasi pada Sabtu (27/9/2025) waktu setempat, namun acara yang sempat tertunda beberapa jam itu berubah menjadi kekacauan ketika massa saling berdesakan, menyebabkan 39 orang meninggal dunia, termasuk anak-anak.
Kepala Menteri Tamil Nadu, MK Stalin, menyampaikan bahwa korban terdiri dari 17 perempuan, 13 laki-laki, dan 9 anak-anak. “Sebanyak 51 orang lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit,” ujarnya, seperti dikutip dari media lokal.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pemerintah Tamil Nadu akan memberikan santunan sebesar satu juta rupee atau sekitar Rp187 juta kepada keluarga korban. Stalin juga menegaskan bahwa penyelidikan menyeluruh akan dilakukan untuk mengungkap penyebab insiden tersebut.
Suasana duka menyelimuti para keluarga yang kehilangan orang tercinta. Seorang pria yang diwawancarai kantor berita ANI mengungkapkan kesedihannya, “Yang sulung meninggal dunia, yang bungsu hilang. Kerabat saya ada di ICU. Apa yang harus saya lakukan?”
Vijay, yang menjadi pusat perhatian dalam acara tersebut, menyampaikan rasa dukanya melalui pernyataan daring. Ia mengaku hatinya “hancur” dan merasakan “duka yang tak tertahankan.”
Perdana Menteri India, Narendra Modi, turut menyampaikan penyesalan atas insiden tersebut. “Sangat disayangkan dan menyedihkan,” tulis Modi di platform X.
Insiden kerumunan mematikan seperti ini bukanlah yang pertama terjadi di India. Sepanjang tahun ini, beberapa peristiwa serupa telah terjadi, termasuk saat festival keagamaan Kumbh Mela dan di luar stadion kriket, menandakan perlunya peningkatan pengelolaan massa dalam acara publik berskala besar.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com













