NARASITODAY.COM – Musim kemarau tiba, para petani di Kampung Gunung Handeleum, Desa Situ Ilir, Kecamatan Cibungbulang tidak lagi galau.
Musabab, saluran Irigasi tersier Cigamea yang sebelumnya Jebol sudah diperbaiki sepanjang 375 meter oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) .
Ketua P3A Simega Kecamatan Cibungbulang, Muhammad Zulfikri mengungkapkan bagi para petani saluran irigasi merupakan kebutuhan yang urgent.
Sebelumnya saluran irigasi tersier Cigamea banyak yang jebol sehingga tidak bisa mengaliri air ke pesawahan dengan baik.
Lewat bantuan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) saluran irigasi tersebut sekarang sudah diperbaiki sepanjang 375 meter dengan tinggi sekitar 57 centimeter.
Dampak adanya perbaikan saluran irigasi tersier Cigamea sangat dirasakan oleh para petani di Desa Situ Ilir.
“Musim kemarau petani tidak lagi takut kekeringan sawahnya sebab Irigasi tersier Cigamea sudah kembali normal dan bisa mengaliri sekitar 10 hektare sawah yang ada di Desa Situ Ilir,” bebernya
Muhammad Zulfikri mengungkapkan
jaringan irigasi tersier sangat penting untuk menunjang produktivitas sentra-sentra pertanian.
Dampak dari perbaikan jaringan irigasi tersier. Selain bisa menunjang produktivitas sentra-sentra pertanian, pertanian tidak lagi khawatir ketika musim kemarau tiba.
“Kita berharap pemerintah bisa lebih fokus lagi ke sektor pertanian yang ada di wilayah. Sebab, dengan meningkatkan hasil pertanian kita lagi ketergantungan beras impor dari luar Negeri,” tukasnya.***













