
NARASITODAY.COM, BOGOR – Imbas munculnya keretakan di sejumlah titik, proyek rekonstruksi Jalan Prumpung–Cicangkal–Gunungsindur, Kabupaten Bogor, kini telah dilakukan perbaikan. Pelaksana kegiatan melakukan grouting pada empat titik keretakan di ruas jalan tersebut, Rabu (8/10/2025).
Konsultan Pengawas dari PT Metrik Arsiplan Indonesia, M. Iqbal, menjelaskan bahwa retakan yang muncul sudah ditangani dengan metode grouting dan terus dipantau secara berkala.
“Kami selalu memonitor setiap saat. Mengenai kabar keretakan yang beredar di media sosial, itu hal yang wajar di dunia konstruksi jalan,” katanya, Kamis (9/10/2025).
Iqbal memahami kekhawatiran masyarakat yang menilai keretakan sebagai tanda buruknya kualitas beton. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan merupakan patah struktur beton, melainkan akibat penyusutan beton dan keterlambatan pemotongan (cutting) karena cuaca buruk beberapa waktu terakhir.
“Kalau patah struktur, biasanya ada perbedaan tinggi permukaan antara satu sisi dengan sisi lainnya, dan itu harus dibongkar. Sementara retakan yang terjadi di sini bisa ditangani dengan grouting menggunakan bahan mortar yang kekuatannya setara dengan beton yang terpasang,” jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana Lapangan dari CV Surya Sari Putra, Lutvi Rhisman, memastikan pihaknya akan terus melanjutkan proses pengecoran Jalan Prumpung–Cicangkal–Gunungsindur sambil menangani setiap kendala teknis yang muncul di lapangan.
“Setiap ada insiden seperti keretakan, kami langsung lakukan penanganan. Terkait mutu beton, kami selalu melakukan uji di Dinas PUPR dan hasilnya baik,” katanya.
Lutvi menambahkan, hingga saat ini progres rekonstruksi jalan tersebut telah mencapai 28 persen dan berkomitmen selesai hingga kontrak yang ditetapkan.***
Editor : Alysa
Sumber : Bogortoday.com













