FIG Dukung Indonesia Tolak Atlet Israel di Kejuaraan Senam Dunia 2025

0
Federasi Gimnastik
Ilustrasi Fokus pada bar senam. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, JAKARTA — Federasi Gimnastik Internasional (FIG) menyatakan dukungan terhadap sikap Pemerintah Indonesia yang menolak kehadiran atlet Israel dalam ajang Artistic Gymnastics World Championship 2025. Meski sempat muncul polemik, kejuaraan dunia tersebut dipastikan tetap berlangsung di Jakarta sesuai jadwal.

Sejak awal penunjukan sebagai tuan rumah, Indonesia telah mengantisipasi potensi konflik diplomatik terkait partisipasi negara peserta. Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani) pun menjalin komunikasi intensif dengan FIG untuk menyampaikan posisi politik Indonesia.

Ketua Umum Gimnastik Indonesia, Ita Yuliati, menegaskan bahwa seluruh aspek teknis dan keputusan terkait peserta berada di bawah kewenangan FIG. “Ini adalah event resmi FIG dan Gimnastik Indonesia berperan sebagai Local Organizing Committee (LOC). Terkait regulasi, sistem, registrasi, dan keputusan terkait negara peserta, sepenuhnya menjadi kewenangan FIG,” ujarnya, Jumat (10/10/2025).

Baca Juga :  Pilkada Maluku Utara 2024: Sherly Tjoanda Unggul dengan 49,59% Suara Meski Berstatus Minoritas

Menindaklanjuti situasi geopolitik dan posisi Indonesia, FIG menggelar rapat Executive Committee di Lausanne, Swiss, pada Kamis (9/10). Dalam pertemuan tersebut, diputuskan bahwa atlet Israel tidak akan berpartisipasi dalam Jakarta Gymnastics 2025.

“Alhamdulillah, FIG mendukung posisi Indonesia. Dukungan FIG amat penting karena Federasi Gimnastik Indonesia selalu taat konstitusi dan memprioritaskan keselamatan para atlet dan seluruh delegasi 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championship lainnya. Sehingga bisa Kami tegaskan lagi, Israel tidak akan tampil dalam event ini,” kata Ita.

Baca Juga :  Aldila Sutjiadi Berpeluang Raih Gelar Ketujuh di WTA Tour Setelah Melangkah ke Final Morocco Open 2026

Dengan keputusan tersebut, Ita mengajak seluruh pihak untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan kejuaraan dunia ini, yang juga menjadi tonggak penting bagi perkembangan olahraga senam di Indonesia. Ia turut menyampaikan sikap solidaritas terhadap situasi di Gaza. “Kami terus mendoakan agar perdamaian segera tercipta di tanah Gaza,” ucapnya.

Baca Juga :  Maikhel Muskita Siap pertarungan Lawan Meka Papasang dalam Pemanasan SEA Games 2025

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, turut menyampaikan dukungannya terhadap keputusan FIG dan pemerintah. “Keputusan yang diambil tentu melalui banyak pertimbangan. Justru ada kepentingan yang lebih besar yang perlu dijaga, yakni memastikan kejuaraan dunia berjalan aman, tertib, dan sukses untuk semua pihak,” ujar Okto.

Kejuaraan Dunia Senam Artistik FIG telah digelar sejak tahun 1903, dengan edisi perdana berlangsung di Antwerp, Belgia. Jakarta menjadi kota pertama di Asia Tenggara yang dipercaya sebagai tuan rumah dalam sejarah panjang penyelenggaraan ajang bergengsi ini.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com