Sekolah Tua Warisan Antam di Nanggung Nyaris Runtuh, Baru Akan Didatangi Pejabat Kecamatan

0
SDN Rimba Kencana
Tampak halaman depan SDN SDN Rimba Kencana. Foto (Ist)

NARASITODAY.COM, BOGOR- Di tengah hamparan perbukitan Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, berdiri bangunan sekolah tua yang seakan terlupakan zaman.

SDN Rimba Kencana, satu-satunya sekolah dasar di Kampung Cilanggar, Desa Bantarkaret, kini tinggal menunggu waktu sebelum benar-benar roboh.

Bangunan yang dulunya dibangun oleh PT Antam puluhan tahun silam itu kini rusak berat. Plafon lapuk, tembok retak, dan genteng bocor di hampir setiap ruangan.

Kondisi memprihatinkan ini akhirnya menarik perhatian Kepala Seksi Pendidikan dan Kesehatan (Penkes) Kecamatan Nanggung, Ujang Maulana, yang berjanji akan turun langsung meninjau ke lokasi.

Baca Juga :  Kena Layoff? Simak 5 Semangat Ini untuk Bangkit dan Berkarier dari Nol

“Setahu kami SDN Rimba Kencana pertama kali dibangun oleh PT Antam. Jadi wajar kalau sekarang kondisinya rusak berat, karena usianya sudah puluhan tahun,” kata Ujang kepada wartawan, Rabu (22/10/2025).

Namun, Ujang menegaskan SDN Rimba Kencana bukan satu-satunya sekolah yang memprihatinkan. Sekolah lain di wilayah yang sama, SDN Ciguha, juga mengalami kerusakan serupa.

“Dalam waktu dekat ini kami akan mendatangi SDN Rimba Kencana dan SDN Ciguha. Kami berharap dua sekolah itu bisa dibangun pada tahun 2026 mendatang,” ujarnya.

Sebelumnya, warga sempat mengeluhkan nasib SDN Rimba Kencana yang sudah disurvei sejak 2022 oleh pihak terkait, tetapi hingga kini belum ada tindak lanjut pembangunan dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Detik-Detik Motor Pasutri Lolos Rem di Pabangbon, Tabrak Tugu Batu dan Terpental!

Kepala Sekolah SDN Rimba Kencana, Suryana Kusmayadi, membenarkan kondisi bangunan sekolahnya sudah sangat mengkhawatirkan.

“Sudah lama rusak, tapi belum juga dibangun. Setelah disurvei waktu itu, tidak ada kabar apa-apa sampai sekarang,” ucapnya.

Bukan hanya Rimba Kencana dan Ciguha, kondisi serupa juga terjadi di SDN Cisarua 01, Desa Nanggung. Kepala Sekolahnya, Yedih, mengaku waswas lantaran bangunan yang berdiri sejak 1982 itu sudah sangat rapuh.

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Longsor Sempat Tutup Akses Jalan Antam

“Satu ruangan sudah sangat tua, kami khawatir bisa ambruk seperti SDN Nangela waktu itu,” kata Yedih, Senin (8/9/2025).

Karena kondisi bangunan yang membahayakan, pihak sekolah bahkan memutus jaringan listrik dan meniadakan perbaikan atap bocor demi keselamatan.

“Tak ada yang berani memperbaiki, karena bangunannya bisa roboh kapan saja. Ruangan terbatas, jadi kegiatan belajar harus dibagi dua sift,” jelasnya.

Para guru kini bekerja dengan rasa waswas, sementara para siswa tetap belajar di bawah atap yang nyaris roboh.***

Editor : Andreas