NARASITODAY.COM, BOGOR – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bogor menyebut Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) difokuskan untuk ketahanan pangan, selaras dengan program pemerintah pusat.
Ketua Baznas Kabupaten Bogor, Lesmana menyampaikan bahwa modal yang dikumpulkan melalui UPZ itu akan difokuskan untuk merealisasikan di sektor pertanian.
“Untuk modal, sekarang kita difokuskan ke pertanian. Pertanian dulu, tahun kemarin kita perdagangan, sekarang pertanian. Ketahanan pangan,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).
Namun, pengumpulan melalui UPZ telah memiliki tantangan. Lesmana mengatakan bahwa saat ini dalam penyetoran zakat yang telah dikumpulkan tersebut tidak bisa diambil secara langsung.
“Tantangannya yang sekarang ini, UPJ, dalam penyetorannya, kita tidak boleh jemput. Jadi kita langsung rekening aja. Karena namanya uang ya. Sehari dua hari, mohon maaf. Tapi kalau kita langsung, transfer, langsung masuk gitu aja,” jelas dia.
Lesmana menerangkan bahwa saat ini pengumpulan zakat yang telah terkumpul baru mencapai 11 miliar. Ia optimistis tahun ini pengumpulan zakat mencapai 17 miliar.
“Jadi mudah-mudahan ada waktu 2 bulan lagi, mudah-mudahan target gitu. Jadi kekurangannya kita masih 6,2 miliar, tapi mudah-mudahan masih ada waktu 3 bulan ini,” tutup dia. ***
Editor : Alysa
Wartawan : Rifki Ramadhan
Sumber : Bogortoday.com














