NARASITODAY.COM, TANJUNG JABUNG TIMUR – Dunia balap motor Indonesia diselimuti duka setelah pebalap senior Ahwin Sanjaya (27) meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan fatal saat berkompetisi di ajang Sumatera Cup Prix (SCP) 2025.
Insiden tragis itu terjadi di Zabaq National Circuit, Tanjung Jabung Timur, Jambi, pada Minggu (14/12/2025), saat balapan tengah berlangsung.
Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Maulia Kuswicaksono mengonfirmasi kabar duka tersebut.
“Iya betul,” kata AKBP Maulia Kuswicaksono, memastikan meninggalnya sang pebalap.
Wicak menjelaskan, saat kecelakaan terjadi, Ahwin yang tercatat sebagai pebalap asal Kota Palolo, Sulawesi Selatan, sedang mengendarai sepeda motor kelas bebek 4 tak 150 cc Tune Up Open.
Korban segera dilarikan ke rumah sakit setelah insiden.
“Korban mengalami luka pada bagian kepala dugaan akibat benturan keras, meninggal dunia di rumah sakit,” ujar Wicak.
Pebalap yang memiliki reputasi dan pengalaman di level Asia ini telah dibawa panitia ke RS Abdul Manap. Rencananya, jenazah Ahwin Sanjaya akan segera diterbangkan ke kampung halamannya.
“Bersama panitia dibawa ke Rumah Sakit Abdul Manap dan besok akan diterbangkan ke Sulsel,” ungkap Wicak.
Ahwin Sanjaya dikenang sebagai salah satu talenta terbaik Indonesia di lintasan balap. Ia pernah menjadi bagian penting dari tim besar, Astra Honda Racing Team, dan memiliki pengalaman berharga berlaga di kejuaraan tingkat regional, Asia Road Racing Championship (ARRC).
Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi komunitas balap internasional. Akun resmi Instagram Asia Road Racing Campionship menyampaikan ucapan belasungkawa.
“Seluruh keluarga Asia Road Racing Championship (ARRC) sangat berduka atas meninggalnya pembalap kesayangan kami, Awhin Sanjaya,” tulis akun resmi ARRC.
Kematian Ahwin menjadi pengingat pahit akan risiko dan tantangan ekstrem yang dihadapi para atlet dalam olahraga balap motor berkecepatan tinggi.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














