
NARASITODAY.COM, BOGOR – Suasana sejuk perbukitan Hambalang menjadi saksi pertemuan strategis antara Presiden Prabowo Subianto dengan jajaran elite Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Selasa (10/2/2026). Di kediaman pribadinya, Presiden membuka ruang diskusi hangat guna membedah arah prospek dunia usaha sekaligus memperkuat fondasi industrialisasi nasional.
Pertemuan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci dunia usaha, mulai dari Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani, hingga para maestro bisnis seperti Sofjan Wanandi, Sudhamek, Jusuf Wanandi, dan Adhi Lukman. Meski berlangsung di lokasi yang jauh dari hiruk-pikuk ibu kota, agenda yang dibahas membawa bobot besar bagi masa depan ekonomi rakyat.
Dalam audiensi tersebut, Presiden Prabowo memberikan mandat khusus kepada para pengusaha untuk kembali menghidupkan sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat luas. Presiden mendorong penguatan industri tekstil, garmen, alas kaki, hingga mebel dan pangan sebagai motor penciptaan lapangan kerja.
Melansir informasi dari akun resmi @PresidenrepublikIndonesia, pertemuan ini tidak hanya bicara soal profit, tetapi juga tanggung jawab sosial dunia usaha terhadap cita-cita besar bangsa.
“Para pengusaha yang hadir juga menyampaikan dukungan penuh terhadap visi Presiden dalam upaya pengentasan kemiskinan, penyediaan gizi dan pendidikan terbaik bagi anak-anak Indonesia, serta penguatan industrialisasi yang memberikan manfaat besar bagi bangsa dan negara,” tulis keterangan resmi tersebut.
Bagi para pelaku usaha, pertemuan ini menjadi angin segar untuk menyelaraskan langkah dengan visi pemerintah. Dialog dua arah ini diharapkan mampu memangkas hambatan birokrasi dan menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif di berbagai sektor manufaktur.
Dukungan penuh dari Apindo menjadi sinyal positif bahwa sektor swasta siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan agenda-agenda kerakyatan, termasuk program peningkatan gizi nasional yang selama ini menjadi fokus utama Presiden Prabowo.
Pertemuan di Hambalang ini menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah dan pengusaha adalah kunci utama untuk membawa Indonesia keluar dari jerat kemiskinan dan menuju kemandirian industri yang tangguh.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com













