NARASITODAY.COM, SITTARD – Nama Justin Hubner kini mulai diperhitungkan dalam radar bek muda paling tangguh di kompetisi kasta tertinggi Belanda. Bek andalan Timnas Indonesia yang kini berkostum Fortuna Sittard tersebut secara mengejutkan masuk dalam daftar pencatat tekel terbanyak untuk kategori pemain di bawah usia 23 tahun (U-23).
Berdasarkan data yang dirilis oleh DataMB, Hubner menunjukkan taringnya sebagai bek yang tidak segan beradu fisik. Ia menempati posisi ketiga sebagai pemain paling rajin melakukan tekel, bersanding sejajar dengan bek raksasa Spanyol, Gerard Martin dari Barcelona.
Statistik mencatat bahwa Hubner membukukan rata-rata 1,01 tekel per laga. Di kategori U-23 ini, ia hanya kalah tipis dari dua nama potensial lainnya, yakni Brayann Pereira (NEC Nijmegen) dengan 1,2 tekel dan Abdukodir Khusanov yang membela Manchester City dengan 1,11 tekel per pertandingan.
Pencapaian ini menjadi bukti transformasi Hubner setelah sempat melewati masa sulit. Setelah lulus dari akademi Wolverhampton Wanderers dan menjalani masa peminjaman yang kurang memuaskan di Liga Jepang bersama Cerezo Osaka, ia harus berjuang dari nol di Fortuna Sittard.
Kerja keras Hubner mulai membuahkan hasil. Dalam tiga laga terakhir sejak akhir Januari lalu, ia selalu dipercaya tampil penuh selama 90 menit oleh sang pelatih. Musim ini, Hubner tercatat sudah tampil sebanyak 15 kali dengan kontribusi lini serang berupa satu gol dan satu assist.
Namun, gaya main agresif yang membuatnya dijuluki “tembok” ini datang dengan konsekuensi yang cukup berat. Di luar penampilannya yang mulai reguler, Hubner harus segera membenahi sisi kedisiplinannya.
“Sebagai gambaran, dari 15 kali tampil, Hubner mendapatkan tujuh kartu kuning dan satu kartu merah. Hal itu pula yang membuat Hubner juga sempat mendapat skorsing dan dilarang tampil,” tulis laporan perkembangan statistiknya.
Meski dihantui masalah kedisiplinan kartu, konsistensi bermain reguler di Eredivisie menjadi kabar segar bagi skuad Garuda. Penampilan impresifnya di jantung pertahanan Fortuna Sittard membuat Hubner diprediksi kuat akan menjadi nama pertama yang dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Maret mendatang.
Hubner kini berada di persimpangan jalan yang menarik yaitu mempertahankan agresivitas tekel yang membuatnya setara dengan bek elite Eropa, atau mulai bermain lebih “bersih” demi menjaga durasi bermainnya di lapangan tetap terjaga.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com














