1,5 Juta Kendaraan Serbu Bandung Selama Libur Imlek, 200 Ribu Masih Bertahan di Dalam Kota

0
Kendaraan Serbu Bandung
Kondisi arus lalulintas. Foto : kakorlantaspolri

NARASITODAY.COM, BANDUNG- Arus wisatawan ke Kota Bandung melonjak tajam selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.

Dalam rentang Jumat hingga Minggu, lebih dari 1,5 juta kendaraan tercatat memasuki wilayah kota, memicu kepadatan di sejumlah akses menuju pusat kota dan kawasan wisata.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung, AKBP Hudi Arif, mengatakan lonjakan kendaraan sudah terpantau sejak awal masa libur.

Volume kendaraan yang tinggi menyebabkan antrean di beberapa ruas jalan utama, terutama pada jam-jam sibuk.

Baca Juga :  Antisipasi Kemacetan, Polisi Terapkan Rekayasa Satu Jalur di Kawasan Wisata Karang Tengah

“Terhitung mulai Jumat sampai dengan Minggu, kendaraan yang masuk ke Kota Bandung sekitar 1,5 juta,” ujar Hudi, Senin (16/2/2026).

Dari total tersebut, sekitar 1,3 juta kendaraan dilaporkan telah keluar meninggalkan Bandung. Namun, masih terdapat sekitar 200 ribu kendaraan yang bertahan di dalam kota hingga awal pekan ini.

“Masih ada selisih 200 ribu kendaraan yang masih berada di wilayah Bandung,” katanya.

Baca Juga :  Api Landa Dua Kapal di Ancol, Operasi Pemadaman Berlangsung

Memasuki Senin pagi, arus kendaraan yang masuk kembali menunjukkan peningkatan tipis dibandingkan hari sebelumnya.

Kepadatan diperkirakan masih akan terjadi mengingat masa libur bersama dan hari besar masih menyisakan dua hari.

Meski volume kendaraan tinggi, kepolisian memastikan arus lalu lintas secara umum tetap bergerak.

Personel gabungan dari Polrestabes Bandung, jajaran Polsek, serta dukungan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat disiagakan di sejumlah titik rawan macet untuk melakukan pengaturan.

Baca Juga :  Tora Sudiro Bingung Istri Jarang Telepon, Ternyata Ini Rahasianya!

“Kami terus mengerahkan personel di lapangan agar arus lalu lintas tetap terkendali,” ujar Hudi.

Selain pengaturan di lapangan, kepolisian juga mengimbau para pengendara untuk mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas demi menjaga keselamatan bersama.

Pengemudi diminta memastikan kondisi kendaraan dan fisik dalam keadaan prima guna menghindari risiko kecelakaan selama perjalanan liburan.

Dengan masih tingginya mobilitas wisatawan, aparat memprediksi pergerakan kendaraan akan terus dinamis hingga akhir masa libur panjang.

Editor : Andreas