NARASITODAY.COM, JAKARTA – Supermodel Inggris, Naomi Campbell, akhirnya buka suara soal namanya yang tercantum dalam dokumen kontroversial terkait Jeffrey Epstein atau yang dikenal sebagai Epstein Files, yang dirilis oleh United States Department of Justice.
Model berusia 55 tahun itu disebut dalam sejumlah email, daftar kontak, serta jadwal yang dipublikasikan otoritas Amerika Serikat. Meski demikian, Campbell menegaskan bahwa kemunculan namanya dalam dokumen tersebut tidak berarti dirinya terlibat dalam tindakan kriminal Epstein.
Dalam berkas yang beredar, disebutkan bahwa Campbell pernah membantu Epstein berkenalan dengan beberapa relasi bisnis properti asal Rusia melalui kekasihnya saat itu, miliarder Vladislav Doronin.
Namun Campbell menegaskan ia sama sekali tidak memiliki hubungan dengan kejahatan yang dilakukan Epstein. Ia juga menyampaikan dukungan penuh kepada para penyintas yang menjadi korban pelecehan.
Lewat Instagram Story di akun resminya, Campbell menuliskan bahwa dirinya sudah menyampaikan hal serupa pada 2019 dan kembali menegaskan agar publik tidak menyalahkannya atas sesuatu yang tidak ia lakukan. Ia menyatakan berdiri bersama para penyintas yang berani bersuara.
Campbell mengungkapkan bahwa ia pertama kali bertemu Epstein pada 2001 melalui pasangannya kala itu, bertepatan dengan perayaan ulang tahunnya yang ke-31. Setelah pertemuan tersebut, Epstein beberapa kali terlihat hadir di sejumlah acara fesyen, termasuk peragaan busana Victoria’s Secret. Meski begitu, Campbell mengaku tidak mengetahui perilaku kriminal yang dilakukan Epstein.
Pihak kuasa hukum Campbell turut menyampaikan bahwa kliennya menetap di Moskow pada rentang 2008 hingga 2013 dan tidak mengetahui bahwa Epstein telah terdaftar sebagai pelaku kejahatan seksual pada periode tersebut. (MG5)
Editor : Nathania
Sumber : tabloidbintang.com














