
NARASITODAY.COM, BOGOR- Semangat pengembangan olahraga pencak silat di Kecamatan Nanggung kian menguat. Dukungan kali ini datang dari Komandan Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Rizal Dwijayanto, yang disebut siap turun langsung mendorong kemajuan para pesilat muda di wilayah tersebut.
Sinyal dukungan itu mengemuka setelah kegiatan latihan pencak silat yang digelar di Markas Koramil 2117/Nanggung beberapa waktu lalu mendapat respons positif. Bahkan, pihak Kodim berencana melibatkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor untuk memperkuat pembinaan atlet di tingkat lokal.
Danramil Nanggung, Kapten CBA Syahril, mengatakan dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Dandim terkait perkembangan latihan pencak silat di wilayahnya. Hasilnya, kata dia, dukungan penuh pun diberikan.
“Saya sudah komunikasi langsung dengan Pak Dandim. Beliau sangat mendukung kegiatan ini, bahkan berencana hadir langsung dan mendatangkan KONI Kabupaten Bogor,” ujar Syahril saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, kehadiran KONI nantinya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan, sekaligus membuka peluang bagi para peserta untuk tampil dalam berbagai kejuaraan resmi.
Syahril juga menekankan pentingnya keberlanjutan program latihan tersebut, termasuk penambahan jumlah peserta. Ia menyebut, Dandim siap terlibat langsung terutama jika terdapat agenda pertandingan atau event pencak silat.
“Kalau ada event, beliau siap turun langsung bersama KONI. Ini tentu menjadi motivasi besar bagi para peserta,” tambahnya.
Upaya pembinaan pencak silat di Nanggung sendiri telah berjalan selama kurang lebih tujuh bulan. Program ini merupakan bagian dari dukungan TNI AD melalui Koramil setempat dalam membina generasi muda, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental dan karakter.
“Latihan ini bukan sekadar olahraga. Ini juga membentuk kedisiplinan, integritas, dan kesiapan anak-anak untuk terjun di tengah masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap, melalui pembinaan sejak usia dini, para peserta dapat berkembang menjadi atlet berprestasi yang mampu bersaing di berbagai ajang, baik tingkat daerah maupun nasional.
Namun demikian, Syahril menilai pengembangan pencak silat tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi lintas pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, KONI, dukungan perusahaan seperti PT Antam, hingga peran aktif tokoh masyarakat.
“Pencak silat ini punya manfaat besar, termasuk mencegah kenakalan remaja. Karena itu, perlu dukungan bersama agar pembinaan ini terus berjalan dan berkembang,” pungkasnya.
Wartawan : Andreas













