Dukung Program Sosial Wartawan, Ketua PWI Kabupaten Bogor Ucapkan Terima Kasih dan Apresiasi

0
wartawan
Rumah warga Kampung Legok Nyenang, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, usai direnovasi melalui program bedah rumah PWO Bogor. Foto: dok. Ist

NARASITODAY.COM, BOGOR – Kontribusi wartawan untuk negara tidak melulu hanya sebuah berita maupun informasi, namun juga memberikan dampak yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Salah satu bukti nyata wartawan dalam berkontribusi kepada masyarakat yakni bedah rumah tidak layak huni tanpa mengandalkan uang APBD.

Salah satu warga yang merasakan dampk nyata dari insan pers yakni Udin warga Kampung Legok Nyenang, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

“Saya mengapresiasi langka baik para wartawan yang bahu membahu melakukan bedah rumah untuk warga yang kurang mampu. Ini bukti bahwa wartawan juga bisa berbuat baik dalm hal meringankan beban warga, tidak hanya soal pemberitaan saja,” ujar Ketua PWI Kabupten Bogor, Dedy Firdaus.

Baca Juga :  Layanan Publik Hadir di Kecamatan-Kecamatan Kabupaten Bogor Untuk Dekatkan Layanan Kepada Masyarakat

Rumah yang sebelumnya dalam kondisi tidak layak huni kini telah selesai direnovasi melalui program bedah rumah yang diinisiasi Persaudaraan Wartawan Online (PWO) Bogor.

‎Program sosial PWO tersebut menargetkan sebanyak tujuh unit rumah tidak layak huni untuk diperbaiki. Hingga saat ini, dua rumah telah masuk dalam program bedah rumah PWO.

Rumah pertama milik Udin yang berada di Kampung Legok Nyenang, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, kini telah rampung dan layak ditempati. Sementara rumah kedua berada di Kampung Leuwi Sapi, Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin.

‎Ketua Persaudaraan Wartawan Online (PWO) Bogor, Ujang Maturidi, menegaskan bahwa program bedah rumah tersebut murni terlaksana berkat dukungan dan kepedulian para sponsor dalam bentuk bahan material tanpa menggunakan anggaran dari APBD.

‎“Program bedah rumah ini murni dari bantuan para sponsor dalam bentuk bahan material. Tidak menggunakan anggaran APBD. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi bersama untuk membantu masyarakat yang rumahnya tidak layak huni,” ujar Ujang yang juga wartawan Harian Pakar.

‎Udin mengaku bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada PWO serta seluruh sponsor yang telah membantu mewujudkan rumah layak huni bagi keluarganya.

‎“Saya mengucapkan terima kasih kepada PWO dan para sponsor yang telah membedah rumah kami. Alhamdulillah, sekarang rumah kami sudah lebih layak dan nyaman untuk ditempati,” ungkap Udin.

‎Ujang Maturidi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor memberikan dalam bentuk bahan material yang telah berpartisipasi dalam program sosial PWO.

‎“Terima kasih kepada para sponsor yang telah membantu warga melalui program bedah rumah PWO. Semoga segala amal baik dan kepedulian yang diberikan mendapat balasan dari Allah SWT,” katanya.

‎Ia menegaskan, program bedah rumah PWO akan terus berlanjut. Dari target tujuh unit rumah, masih terdapat lima rumah tidak layak huni yang akan direnovasi.

‎“Kita masih memiliki lima unit rumah lagi yang akan dibedah. Kami berharap dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak agar program ini terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. ***

Baca Juga :  Simpanan Pemda di Bank Melonjak Rp 244 T, Belanja Daerah Lama Mengalami Kontraksi

Editor : Alysa