
NARASITODAY.COM, BOGOR – Turnamen Pekan Olahraga Desa (Pordes) Bantarkaret 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Tingginya antusiasme warga yang memadati setiap pertandingan dimanfaatkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berjualan di sekitar Stadion Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Sejak turnamen bergulir, kawasan sekitar lapangan dipenuhi pedagang yang menjajakan beragam makanan, minuman, hingga aneka jajanan. Ramainya penonton dari berbagai desa membuat omzet para pedagang meningkat dibandingkan hari-hari biasa.
Salah seorang pedagang, Cucu, mengaku bersyukur karena pendapatannya meningkat selama Pordes berlangsung. Ia mengatakan selalu membuka lapak setiap kali ada turnamen sepak bola di Stadion Bantarkaret karena peluang penjualannya jauh lebih baik.
“Alhamdulillah, pendapatan saya meningkat dibandingkan biasanya berjualan di rumah. Kalau ada turnamen seperti ini, saya pasti buka karena pembelinya ramai,” ujar Cucu, Selasa (28/7/2026).
Menurutnya, kegiatan olahraga yang mampu menghadirkan banyak pengunjung memberikan manfaat langsung bagi para pedagang kecil. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, turnamen juga menggerakkan roda perekonomian warga sekitar.
Sebelumnya, Wakil Ketua Panitia Pordes Bantarkaret 2026, Dede Sidik Permana, menjelaskan bahwa turnamen digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi wadah bagi para pemuda untuk menyalurkan bakat di bidang olahraga.
Turnamen tahun ini diikuti 32 tim yang akan bersaing secara sportif memperebutkan gelar juara dengan hadiah utama sebesar Rp10 juta.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari PT Antam serta unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Nanggung.
Di akhir, Cucu berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan karena manfaatnya tidak hanya dirasakan para pemain dan penonton, tetapi juga para pelaku UMKM.
“Mudah-mudahan Pordes seperti ini terus diadakan setiap tahun. Selain menjadi hiburan untuk masyarakat, kami para pedagang juga bisa mencari rezeki dan meningkatkan pendapatan,” tutupnya.
Wartawan : Andreas












