Metode Intermittent Fasting: Cara Tika Panggabean Menurunkan Berat Badan Lebih dari 25 Kg

0
Ilustrasi Tika Panggabean

NARASITODAY.COM Tika Panggabean personel grup musik Project Pop, berhasil menurunkan berat badan lebih dari 25 kg berkat metode diet intermittent fasting yang telah dijalankan selama hampir 10 tahun.

Dalam wawancara, Tika mengungkapkan bahwa ia memulai program ini sekitar tahun 2013 setelah mengalami masalah kesehatan akibat gaya hidup yang tidak sehat, termasuk pengentalan darah. “Saya dulu perokok dan jarang minum air putih. Setelah diperiksa dokter, saya disarankan untuk mengubah pola hidup,” ujarnya.

Baca Juga :  Komitmen Menbud dalam Melestarikan Warisan Budaya Indonesia di Era Modern

Intermittent fasting adalah pola makan yang membagi waktu antara periode makan dan puasa. Tika menjelaskan bahwa ia memulai dengan metode yang lebih ringan sebelum beralih ke metode yang lebih ketat. “Awalnya, saya mencoba puasa 12 jam, kemudian berlanjut ke metode 16:8, di mana saya berpuasa selama 16 jam dan hanya makan dalam jendela waktu 8 jam,” tambahnya. 

Tika mengaku bahwa perubahan ini bukan hanya tentang penampilan fisik, tetapi juga tentang kesehatan secara keseluruhan. “Tubuh yang lebih langsing adalah bonus dari gaya hidup sehat yang saya jalani,” katanya dengan senyum. Ia juga mengingat bagaimana awalnya ia tertarik dengan diet ini setelah melihat program diet OCD yang dipopulerkan oleh Deddy Corbuzier.

Baca Juga :  Bekerja Tanpa Beban? 5 Rekomendasi Laptop Ringan yang Cocok untuk Perjalanan

Selama menjalani intermittent fasting, Tika merasa lebih energik dan sehat. “Saya merasa lebih baik secara mental dan fisik. Ini bukan hanya tentang menurunkan berat badan, tetapi juga tentang menemukan kembali diri saya,” ungkapnya. Dengan keberhasilannya, Tika berharap dapat menginspirasi orang lain untuk menjalani gaya hidup sehat.

Baca Juga :  Rumah di Bogor Dulu Usaha Ayam, Kini Jadi Pabrik Uang Palsu

Melalui perjalanan ini, Tika Panggabean membuktikan bahwa dengan disiplin dan komitmen terhadap pola makan yang baik serta olahraga teratur, penurunan berat badan yang signifikan dapat dicapai. “Saya ingin semua orang tahu bahwa perubahan itu mungkin jika kita benar-benar berusaha,” tutupnya.***