Kenyamanan Pemudik Kendaraan Listrik Jadi Fokus Utama Persiapan PLN Sambut Lebaran

0
Kenyamanan Pemudik Kendaraan Listrik Jadi Fokus Utama Persiapan PLN Sambut Lebaran

NARASITODAY.COM – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan inspeksi ke salah satu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Pelabuhan Merak, Banten. Dalam kunjungannya, Bahlil memberikan apresiasi atas kesiapan PT PLN (Persero) dalam mengelola pasokan listrik dan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang akan mendukung kelancaran perjalanan mudik Lebaran tahun ini.

Bahlil menyampaikan keyakinannya tentang stabilitas pasokan listrik selama periode libur Lebaran. “Kami melakukan kunjungan di wilayah Banten. Kami sampaikan bahwa alhamdulillah untuk persiapan listrik kita sampai dengan Hari Raya (Idulfitri) itu aman sekali. Kapasitas terpasang lebih dari 67 ribu megawatt (MW), beban puncaknya itu hanya sampai di 46 ribu MW. Jadi kita masih surplus sekitar 30 sampai 40%. Jadi secara umum untuk listrik insya Allah, tidak ada masalah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (14/3/2025).

Tak hanya pasokan listrik, Bahlil juga menyoroti kesiapan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang semakin berkembang. PLN telah melakukan penambahan jumlah SPKLU yang signifikan di jalur mudik Trans Sumatera dan Jawa. “Inilah bentuk kesiapan PLN dan Pemerintah dalam memberikan layanan terbaik kepada pengguna yang memakai mobil listrik. Jadi overall tidak ada masalah,” tambah Bahlil.

Baca Juga :  Kroket Pisang Isi Cokelat Keju, Camilan Renyah dan Manis untuk Temani Waktu Santai

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, turut mengungkapkan upaya PLN untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan listrik pada musim mudik Idulfitri tahun ini.

“Kami memprediksi jumlah pengguna kendaraan listrik pada mudik lebaran tahun ini naik 5 kali lipat dibandingkan tahun lalu. Untuk itu, PLN mengantisipasi dengan menambah jumlah SPKLU 7,5 kali lipat lebih banyak dibandingkan tahun lalu di titik dengan okupansi tinggi menjadi 800 unit,” kata Darmawan.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan pemudik, PLN telah menyiagakan 1.000 unit SPKLU di 615 lokasi di jalur mudik Trans Sumatera dan Jawa, yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik sepanjang perjalanan.

SPKLU tersedia di setiap rest area di sepanjang jalur mudik Trans Sumatera dan Jawa dengan rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 22 kilometer, sehingga kita harapkan insya Allah tidak ada antrean charging kendaraan listrik,” tegas Darmawan.

Baca Juga :  Strawberry Towel Cake Roll: Dessert Kekinian yang Sedang Tren di Media Sosial

PLN juga mengembangkan fitur baru dalam aplikasi PLN Mobile, yaitu Trip Planner, yang memungkinkan pengguna kendaraan listrik untuk memantau ketersediaan SPKLU secara real-time.

“Dengan fitur Trip Planner tinggal klik, dia langsung tahu apakah (SPKLU) ini warna biru, tersedia, atau warna kuning sebagian konektor terpakai, atau warna abu-abu itu sudah fully occupied. Bukan hanya SPKLU-nya ini, tapi charger demi charger-nya,” jelas Darmawan.

Tidak hanya itu, PLN juga menyiapkan 12 unit SPKLU Mobile yang siap bergerak sepanjang ruas tol Sumatera dan Jawa. Layanan SPKLU Mobile ini akan memberikan bantuan kepada pemudik yang kehabisan daya di perjalanan.

“Mobilisasi SPKLU Mobile ini bersifat borderless atau bisa bergerak antar kota antar provinsi dengan titik standby di exit tol yang memungkinkan untuk melakukan pergerakan antar wilayah dengan cepat,” tambahnya.

Darmawan juga mengingatkan pemudik bahwa PLN telah menyediakan layanan call center SPKLU yang dapat dihubungi kapan saja jika terjadi masalah pengisian daya di perjalanan. “PLN juga menyiapkan call center 08-777-11-12-123. Operator kami selalu siap. Kalau ada kendala di perjalanan, bisa langsung hubungi. Kemudian kirimkan lokasi, lalu petugas akan langsung datang membantu,” imbuh Darmawan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Soroti Potensi Logam Tanah Jarang, Dorong Pemanfaatan untuk Industri Strategis

Di sisi lain, Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti, menjelaskan bahwa PLN telah memastikan ketersediaan SPKLU di lokasi-lokasi strategis sepanjang jalur mudik, termasuk di Pelabuhan Merak.

“Keberadaan SPKLU di wilayah Banten sangat strategis untuk mendukung para pemudik yang melakukan perjalanan antar Pulau Jawa dan Sumatera dengan EV. Untuk di provinsi Banten, PLN menyediakan 106 SPKLU di 64 titik lokasi dan ditambah dengan kerja sama dengan mitra sebanyak 147 SPKLU di 96 titik lokasi,” kata Edi.

Dengan persiapan yang matang ini, Edi berharap pemudik bisa menjalani perjalanan mudik mereka dengan tenang dan nyaman, tanpa kendala pengisian daya.

Bersama-sama, langkah-langkah antisipatif PLN dan pemerintah berfokus pada kenyamanan dan kelancaran perjalanan mudik, memberikan harapan baru bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.***