
NARASITODAY.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor tengah menggodok rencana pembinaan karakter bagi pelajar yang dianggap bermasalah, dengan memanfaatkan barak militer sebagai lokasi pembinaan. Program ini masih dalam tahap kajian dan belum ditetapkan sebagai kebijakan resmi.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan bahwa lokasi barak telah ditentukan dan berada di area perbatasan wilayah Kabupaten Bogor.
“Tempat sudah ada dan tempatnya di perbatasan Kabupaten Bogor,” ujar Rudy dalam keterangannya.
Ia menambahkan, Kabupaten Bogor memiliki sejumlah institusi militer yang bisa diajak bekerja sama untuk mendukung pelaksanaan program ini.
“Kebetulan Kabupaten Bogor itu memiliki, ditempati beberapa institusi militer yang bukan hanya satu, ada Divisi I Kostrad, Batalyon 328, Batalyon Kopassus, Yonbekang, dan lainnya,” jelasnya.
Meski sudah memiliki lokasi dan potensi mitra pelaksana, Rudy menegaskan bahwa rencana ini belum difinalisasi. Pemerintah daerah masih akan melakukan kajian mendalam bersama berbagai pihak terkait.
“Kita tidak akan menentukan sebuah kebijakan hari ini, tapi akan kita kaji secara bersama-sama bersama pemangku kebijakan lainnya,” katanya.
Menurut Rudy, keberhasilan program ini juga akan sangat dipengaruhi oleh kesiapan struktur pemerintahan daerah, khususnya setelah dilakukannya rotasi dan mutasi pejabat eselon II.
“Kita ingin semuanya efektif, efisien, dan optimal. Setelah hari ini komposisi pejabat baru di Kabupaten Bogor terisi, kita ingin beberapa programnya betul-betul dilaksanakan,” tutup Rudy.***













