NARASITODAY.COM, LONDON – Suasana di jalanan kota London yang biasanya riuh kini dibayangi kewaspadaan tinggi. Kedutaan Besar Amerika Serikat di London secara resmi mengeluarkan peringatan keamanan bagi warganya yang berada di Inggris, mendesak mereka untuk meningkatkan kewaspadaan di tempat-tempat umum.
Langkah ini diambil setelah pemerintah Inggris secara mendadak menaikkan tingkat ancaman terorisme nasional ke level tertinggi kedua, sebuah sinyal bahwa potensi serangan kini dianggap sangat mungkin terjadi.
Ancaman di Dua Sisi
Peningkatan status ini tidak terjadi tanpa alasan. Otoritas keamanan Inggris mencatat adanya pergerakan yang mengkhawatirkan dari spektrum ekstremisme yang berbeda, baik dari kelompok radikal maupun gerakan sayap kanan.
“Peningkatan ancaman terorisme terbaru ini didorong oleh naiknya ancaman terorisme Islamis dan kelompok ekstrem kanan di Inggris,” tulis Kedutaan Besar AS dalam peringatan keamanan resmi yang dirilis pada Jumat (1/5/2026).
Keputusan Inggris untuk menaikkan level ancaman dari “substantial” (signifikan) menjadi “severe” (parah) dipicu oleh insiden berdarah awal pekan ini. Sebuah serangan penusukan bermotif antisemit di wilayah London Utara telah menjadi alarm keras bagi aparat penegak hukum bahwa stabilitas keamanan sedang diuji.
Hidup dalam Kewaspadaan
Bagi ribuan warga Amerika yang menetap atau sedang berkunjung ke Inggris, Kedubes memberikan instruksi spesifik untuk memitigasi risiko. Selain waspada di keramaian, warga AS diminta untuk “menjaga profil rendah” (low profile) dan meninjau kembali rencana keamanan pribadi mereka.
Status “severe” sendiri secara teknis berarti bahwa serangan ekstremis dinilai sangat mungkin terjadi dalam kurun waktu enam bulan ke depan.
Atmosfer Kota yang Berubah
Meski aktivitas kota tetap berjalan, kehadiran aparat keamanan tambahan mulai terlihat di titik-titik transportasi utama dan pusat perbelanjaan. Peringatan dari Kedubes AS ini menambah lapisan ketegangan bagi komunitas ekspatriat di tengah upaya Inggris meredam riak-riak ekstremisme yang kembali memanas.
Kini, London dan kota-kota besar lainnya di Inggris sedang berada dalam masa pemantauan ketat, di mana keamanan publik menjadi prioritas utama di atas segalanya.***
Editor : Alysa
Sumber : Berbagai Sumber














