Peringati Hardiknas, Mendikdasmen Sebut 3M Kunci Sukses Peningkatan Mutu Pendidikan

0
Menteri Pendidikan
Mendikdasmen Abdul Mu'ti. Foto : dok. Kemendikdasmen

NARASITODAY.COM,JAKARTA – Langit cerah Jakarta pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu (2/5/2026) pagi, sebuah pesan mendalam mengenai arah masa depan pendidikan Indonesia digaungkan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengingatkan bahwa transformasi pendidikan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan sebuah perubahan mendasar pada jiwa para penggeraknya.

Dalam pidatonya, Abdul Mu’ti memperkenalkan konsep “3M” sebagai ruh bagi peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa infrastruktur dan kurikulum secanggih apa pun tidak akan membuahkan hasil jika tidak dibarengi dengan fondasi karakter yang tepat.

Melampaui Sekadar Angka

Bagi pemerintah, tantangan terbesar saat ini adalah memastikan pendidikan tidak terjebak dalam jebakan formalitas. Abdul Mu’ti menyoroti bahwa pencapaian kuantitatif di atas kertas sering kali tidak mencerminkan kualitas SDM yang sesungguhnya.

Baca Juga :  5 Strategi Atur Waktu Kerja dan Waktu Istirahat di Era Kerja Remote

“Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa 3M: Mindset [pola pikir] yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus,” tegas Abdul Mu’ti sebagaimana dikutip dari wartawan.

Ia menjelaskan bahwa tanpa kehadiran tiga faktor tersebut, kebijakan pendidikan hanya akan menjadi program yang hampa. Ketiganya adalah pembeda antara pendidikan yang sekadar menggugurkan kewajiban dengan pendidikan yang benar-benar membangun watak dan peradaban bangsa sesuai amanat UUD 1945.

Baca Juga :  Australia Gelar Simposium TNE CONNECT untuk Perkuat Kerjasama Pendidikan dengan Indonesia

Selaras dengan Visi Asta Cita

Pendidikan dalam pandangan Kemendikdasmen adalah proses holistik. Bukan hanya melahirkan manusia yang cerdas secara intelegensia, tetapi juga insan yang beriman, sehat, jujur, dan demokratis. Visi ini, menurut Mu’ti, sangat sejalan dengan arah besar pemerintahan saat ini.

“Sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju, makmur, dan bermartabat,” ujarnya menambahkan.

Fondasi 18 Bulan

Dalam perjalanan 18 bulan terakhir, Kemendikdasmen mengeklaim telah berhasil meletakkan fondasi penting bagi “pendidikan bermutu untuk semua”. Hal ini diwujudkan melalui penguatan ekosistem yang mengintegrasikan empat pilar utama: sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

Baca Juga :  Peringatan Hardiknas dan Ultah SMK Pesona Dywantara ke 11 Datangkan Fabio Asher

Mu’ti pun tidak menutup mata atas peran berbagai pihak yang turut menyokong kemajuan ini. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada lembaga mitra, baik di dalam maupun luar negeri, yang telah berkolaborasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih sehat.

Peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk merefleksikan kembali apakah “3M” tersebut sudah tertanam dalam sistem pendidikan kita, demi mewujudkan mimpi Indonesia Maju yang bukan sekadar angka, melainkan kualitas nyata.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com