NARASITODAY.COM – Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI) terus berupaya untuk meningkatkan pengalaman dan jam terbang atlet dengan mengirimkan mereka ke kejuaraan internasional.
Baru-baru ini, PB IKASI menyelesaikan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Nasional Khusus (Munasus) yang diadakan di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, pada 22-23 Februari 2025.
Tujuan utama dari Rakernas dan Munasus ini adalah membahas perubahan pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IKASI 2017, yang disesuaikan dengan ketentuan terbaru dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2024, serta Permenpora Nomor 14 Tahun 2024.
Pembukaan acara tersebut juga dihadiri oleh Yohan dari Kemenpora dan Krisna Bayu, perwakilan dari Komite Eksekutif NOC Indonesia.
Ketua Umum PB IKASI, Amir Yanto, mengungkapkan bahwa pihaknya ingin lebih memperbanyak jam terbang atlet anggar. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mengirimkan atlet-atlet, baik senior maupun junior, ke berbagai kejuaraan internasional.
“Kita masih jauh menuju Olimpiade. Di SEA Games pun baru mendapatkan 1 perunggu. Oleh karena itu, kami terus mengirimkan atlet untuk mengikuti turnamen internasional, baik senior maupun junior, agar bisa menambah pengalaman dan jam terbang. Dengan begitu, beberapa tahun ke depan kita berharap dapat lebih bersaing di tingkat ASEAN, Asia, bahkan Olimpiade,” ujar Amir Yanto.
Indonesia sendiri akan menjadi tuan rumah untuk Kejuaraan Anggar Asia 2025. Event yang akan berlangsung di Bali tersebut bertajuk Asian Fencing Championship 2025.
“Kami juga membahas Kejuaraan Asia ini dalam Rakernas dan Munasus, meskipun sudah ada panitia khusus yang menangani. Event ini akan digelar pada awal Juli 2025 di Bali, dengan nama Asian Fencing Championship 2025,” kata Amir Yanto.
Untuk mempersiapkan Kejuaraan Anggar Asia 2025 di Bali dan SEA Games 2025 di Thailand, PB IKASI telah memanggil 52 atlet dari seluruh Indonesia untuk mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas), yang dilaksanakan di Badiklat Kejaksaan Agung (Kejagung) Ceger Cipayung, Jakarta Timur, pada 1 Februari lalu.
“Seleknas ini dilaksanakan dengan biaya mandiri dan kami tidak terpengaruh dengan kebijakan efisiensi anggaran Kemenpora. Mereka yang terpilih dalam seleknas ini akan mengikuti program pelatnas untuk mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Anggar Asia 2025 di Bali dan SEA Games 2025 di Thailand,” jelas Sekjen PB IKASI, Firtian Judiswandarta.
Dengan perubahan dan perencanaan ini, PB IKASI terus berkomitmen untuk memperkuat tim anggar Indonesia, baik dalam kejuaraan regional maupun dunia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel














