BPBD Bogor Kerahkan 10 Personel, Pantau Titik-Titik Kritis Sungai Ciliwung untuk Cari Korban Longsor

0
BPBD Bogor Kerahkan 10 Personel, Pantau Titik-Titik Kritis Sungai Ciliwung untuk Cari Korban Longsor.foto:istimewa

NARASITODAY.COM – Upaya pencarian Oden Sumantri (47), korban longsor di Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, terus diperluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menerjunkan personel untuk melakukan pemantauan visual di sejumlah titik aliran Sungai Ciliwung, Senin (7/7/2025.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, mengatakan korban diduga hanyut terbawa arus sungai. Untuk mendukung proses pencarian, pihaknya bersinergi dengan Satgas Ciliwung, Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan penjaga pintu air Bendung Katulampa.

Baca Juga :  Dugaan Keracunan Makanan MBG di Bogor, Hasil Uji Laboratorium Segera Diumumkan

“Ini merupakan bentuk sinergitas dan kolaborasi. Kami dari BPBD, Satgas Ciliwung, Tagana, dan penjaga pintu Bendung Katulampa melakukan perbantuan visualisasi. Kami cek dan monitor arus aliran Ciliwung yang masuk bagian dari teritori Kota Bogor,” ujar Dimas.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Ungkap Lembaganya Alokasikan Dana 100 Miliar untuk Penanganan Bencana

Titik pemantauan dilakukan di bawah Jembatan Sempur dan Bendung Katulampa. Ke depan, pencarian juga akan dilakukan di Jembatan Situ Duit dan Delta, Kedunghalang. Sebanyak 10 personel BPBD dikerahkan dalam operasi ini.

Baca Juga :  Dapur SPPG Polres Bogor, Sajikan Makanan Bergizi dan Harapan Baru bagi Warga

Meski demikian, kondisi Sungai Ciliwung yang deras dan keruh menyulitkan proses visualisasi. Tim SAR belum dapat melakukan penyisiran menggunakan perahu.

“Kami juga meminta bantuan masyarakat. Jika menemukan tanda-tanda yang patut ditelusuri, harap segera menghubungi kami,” tambah Dimas.***