Indonesia dan Zimbabwe Perkuat Diplomasi Kebudayaan Lewat Forum CHANDI 2025

0
Kebudayaan
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon.(Foto : merdeka.com)

NARASITODAY.COM – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Dalam Negeri dan Warisan Budaya Zimbabwe, H.E. Kazembe Kazembe, dalam rangka mempererat kerja sama kebudayaan antara kedua negara.

Pertemuan ini berlangsung di Bali pada Selasa (2/9/2025), sebagai bagian dari forum internasional Culture, Heritage, Arts, Narratives, Diplomacy, and Innovations (CHANDI) 2025.

Dalam sambutannya, Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi Zimbabwe dan mengenang kunjungannya ke negara tersebut. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap situs-situs bersejarah di Zimbabwe, termasuk Mandora.

“Dengan adanya CHANDI sebagai sebuah platform untuk membicarakan kebudayaan, kita bisa mempromosikan kebudayaan Indonesia di tengah peradaban dunia,” ujar Fadli Zon, Rabu (3/9/2025).

  • Diplomasi Asia-Afrika Lewat Budaya
Baca Juga :  Festival Film Indonesia 2024: Menteri Kebudayaan Dukung Penuh Kemajuan Sinema Tanah Air

Fadli Zon menekankan pentingnya hubungan diplomatik antara Asia dan Afrika yang telah terjalin sejak lama, khususnya di kawasan Asia Pasifik. Ia menyebut kerja sama budaya sebagai fondasi utama dalam memperkuat ikatan antarnegara. Sebagai bentuk konkret, Fadli menginisiasi Forum Parlemen Indonesia-Afrika sebagai wadah kolaborasi lintas kawasan.

Kazembe Kazembe, yang baru pertama kali berkunjung ke Indonesia, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diterima. Ia memuji keramahan masyarakat Indonesia dan memperkenalkan lima anggota delegasi Zimbabwe yang turut hadir. Dalam pertemuan tersebut, Kazembe menyoroti kesamaan nilai budaya antara Afrika dan Indonesia.

Baca Juga :  Menteri Fadli Zon Tegaskan Kebudayaan Sebagai Perekat Bangsa dalam Acara di Bali

“Satu kesempatan dari kita untuk menyambung kembali hubungan yang baik dengan negara-negara di Afrika, terutama melalui budaya,” jelas Fadli Zon.

  • Warisan Sejarah dan Simbol Diplomasi

Kedua menteri juga membahas pentingnya pelestarian warisan budaya, terutama dalam konteks sejarah kolonial yang pernah dialami oleh Indonesia dan negara-negara Afrika.

Kesamaan pengalaman tersebut dinilai memperkuat keterikatan emosional dan kerja sama dalam upaya merebut kembali warisan budaya yang sempat diklaim oleh negara lain.

Baca Juga :  5 Tempat Eksotis di Zimbabwe yang Menawarkan Petualangan Seru

Kazembe turut menyinggung Great Zimbabwe, monumen nasional yang dibangun antara abad ke-11 hingga ke-15 oleh leluhur suku Shona. Struktur batu menjulang tinggi itu kini menjadi warisan dunia UNESCO dan menjadi asal muasal nama negara Zimbabwe.

Sebagai penutup pertemuan, Fadli Zon menyerahkan keris senjata tradisional Indonesia yang telah diakui UNESCO kepada delegasi Zimbabwe sebagai simbol persahabatan.

Sebagai balasan, Kazembe menyerahkan simbol monumen Great Zimbabwe, menandai komitmen kedua negara untuk menjadikan budaya sebagai jembatan masa depan.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com