Serang Panik! Cuaca Ekstrem Hingga 18 Desember, Pandeglang-Cilegon Paling Rawan

0
BMKG
Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto : Istock

NARASITODAY.COM,SERANG – Provinsi Banten berada di bawah bayang-bayang potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung selama sepekan penuh. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini yang berlaku sejak hari ini, Jumat (12/12/2025), hingga Kamis (18/12/2025), menyerukan kewaspadaan tinggi bagi seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan di wilayah tersebut.

Peringatan ini bukan tanpa alasan. BMKG mengidentifikasi serangkaian faktor dinamika atmosfer yang secara masif berkontribusi pada peningkatan curah hujan dan potensi bencana hidrometeorologi.

“Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II menginformasikan adanya potensi peningkatan curah hujan di wilayah Provinsi Banten dalam sepekan ke depan,” demikian pernyataan resmi BMKG melalui akun Instagram mereka, Jumat (12/12/2025).

Latar Belakang Atmosfer yang Mengkhawatirkan

Di balik potensi hujan lebat dan angin kencang, terdapat kompleksitas fenomena alam yang sedang terjadi. Salah satu pemicu utamanya adalah keberadaan Bibit Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia Barat Sumatra, yang diperkirakan berpeluang menjadi Siklon Tropis dalam 24-27 jam ke depan.

Baca Juga :  Badai Raymond dan Priscilla Perburuk Bencana Hujan di Semenanjung Baja California

Selain itu, Banten menjadi titik temu dari daerah konvergensi, yang merupakan pemicu utama bagi pertumbuhan awan hujan. Kondisi ini diperparah dengan aktifnya gelombang ekuatorial seperti Kelvin, Rosby, dan Low Frequency di Indonesia bagian Barat.

Secara khusus, laporan BMKG menyoroti kondisi atmosfer lokal. “Kelembapan udara pada laporan 850-500 mb di wilayah Banten terpantau tinggi dan labil yang mendukung pembentukan awan konvektif secara intensif,” jelas BMKG, menandakan bahwa awan hujan berpotensi terbentuk dengan sangat cepat dan intens. Tak ketinggalan, fenomena Dipole Mode Negatif turut berkontribusi meningkatkan aktivitas konvektif ini.

Baca Juga :  Tumbuhan atau Hewan? Kenali 5 Spesies yang Memiliki Penampilan Mirip!

Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai 8 Wilayah

Dampak dari kondisi atmosfer ini telah dipetakan secara rinci oleh BMKG. Potensi hujan sedang hingga lebat diprediksi akan menyasar:

  • Kabupaten Pandeglang (bagian Utara dan Barat)
  • Kabupaten Serang (bagian Barat dan Selatan)
  • Kota Cilegon

Fokus kewaspadaan diperketat mulai tanggal 14 hingga 18 Desember 2025, di mana potensi angin kencang diperkirakan akan melanda delapan wilayah Banten dengan kecepatan mencapai lebih dari 46 km per jam atau 25 knot.

Daerah yang harus bersiap menghadapi terjangan angin kencang meliputi:

  1. Kabupaten Pandeglang (bagian Barat)
  2. Kabupaten Serang
  3. Kota Cilegon
  4. Kota Serang
  5. Kabupaten Lebak (bagian Utara)
  6. Kabupaten Tangerang
  7. Kota Tangerang
  8. Kota Tangerang Selatan

5 Poin Rekomendasi untuk Mitigasi Bencana

Menanggapi situasi kritis ini, BMKG memberikan lima rekomendasi tegas bagi seluruh pihak di Banten untuk melakukan langkah mitigasi yang tepat:

  1. Waspada Banjir dan Genangan Air: Masyarakat diminta mewaspadai risiko tinggi, terutama di daerah dengan sistem drainase yang buruk saat terjadi hujan lebat.
  2. Antisipasi Tanah Longsor: Penduduk di daerah berbukit atau tebing rawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.
  3. Keselamatan Pengguna Jalan: Hujan tiba-tiba dapat mengurangi jarak pandang secara drastis, meningkatkan kehati-hatian saat berkendara adalah wajib.
  4. Perubahan Pola Angin dan Ketinggian Gelombang: Masyarakat pesisir harus memperhatikan potensi angin kencang dan lonjakan tinggi gelombang yang dapat membahayakan aktivitas di laut.
  5. Pantau Informasi Cuaca: Seluruh masyarakat dianjurkan untuk mengikuti pembaruan informasi dari kanal resmi BMKG secara berkala demi langkah antisipasi yang tepat.***
Baca Juga :  Inilah Alasannya Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Tutup Mulai 1 November 2024

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com