
NARASITODAY.COM, BOGOR – Pemandangan tak biasa menghiasi permukaan Situ Citongtut, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada akhir pekan ini. Bukan pantulan langit, melainkan ribuan bangkai ikan yang mengambang di atas air yang berubah warna menjadi hitam pekat. Fenomena ini pun mendadak viral di media sosial, memicu kekhawatiran warga akan ancaman pencemaran lingkungan yang serius.
Dalam rekaman video yang beredar luas pada Sabtu (24/1/2026), terlihat kondisi air situ yang sangat keruh. Kematian massal ini didominasi oleh ikan jenis sapu-sapu spesies yang dikenal memiliki daya tahan kuat terhadap air kotor. Ironisnya, bangkai-bangkai ikan ini tidak hanya memenuhi area situ, tetapi juga menyumbat saluran-saluran air di sekitarnya.
Narasi yang berkembang di masyarakat dan media sosial mengarah kuat pada dugaan pembuangan limbah ilegal oleh pabrik-pabrik yang menjamur di kawasan industri Gunung Putri. Bau menyengat dan air yang gelap menjadi bukti bisu yang kini menuntut jawaban pasti.
Menanggapi kegelisahan warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat. Tim ahli dikerahkan ke lokasi untuk mengambil sampel air dan menelusuri sumber penyebab kematian misterius biota air tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat kondisi tersebut.
“Infonya akan kita tindaklanjuti,” kata Ajat Rochmat Jatnika saat dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut.
Ajat telah menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan inspeksi mendalam, baik terhadap kualitas air situ maupun aktivitas industri di sekitar hulu. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi terlalu jauh hingga ada bukti ilmiah dari tim lapangan.
“Sudah saya perintahkan untuk cek dan re-check, tunggu hasilnya,” pungkasnya dengan tegas.
Kini, warga Gunung Putri hanya bisa menunggu dalam cemas. Bagi mereka, Situ Citongtut bukan sekadar penampung air, melainkan ekosistem yang seharusnya dijaga. Investigasi ini akan menjadi pembuktian apakah kematian ikan sapu-sapu tersebut merupakan bencana alam murni atau sebuah “kejahatan lingkungan” yang sengaja dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com













