Endrick Puji Keputusan Pindah ke Lyon, Langkah Tepat untuk Perkembangan Karier

0
Endrick
Endrick Felipe. Foto : harian.disway.id

NARASITODAY.COM, LYONEndrick Felipe akhirnya kembali menemukan kegembiraannya di atas lapangan. Setelah menjalani periode sulit di Real Madrid yang penuh dengan cedera dan keterbatasan taktik, bocah ajaib asal Brasil ini seolah lahir kembali sejak menginjakkan kaki di Groupama Stadium sebagai pemain pinjaman.

Hanya dalam tiga laga sejak kepindahannya awal bulan ini, Endrick langsung “nyetel”. Ia telah mengoleksi empat gol dan satu assist. Puncaknya terjadi akhir pekan lalu, saat pemain berusia 19 tahun itu membukukan hat-trick gemilang yang menghancurkan Metz dengan skor telak 5-2 di ajang Ligue 1.

Bagi banyak pemain teknis, fisik keras Liga Prancis seringkali menjadi momok. Namun bagi Endrick, agresivitas tersebut justru menjadi bahan bakar untuk membuktikan bahwa ia bukan sekadar komoditas mahal dari Real Madrid.

Baca Juga :  PSIS Semarang Berusaha Hindari Kekalahan Melawan Persija Jakarta di Liga 1

“Saya rasa bermain di liga ini (Ligue 1) sungguh luar biasa. Liga ini kuat dan mengandalkan fisik, dengan banyak agresivitas. Saya menyukainya,” ujar Endrick sebagaimana dikutip dari ESPN, Selasa (27/1/2026).

Pilihan untuk “turun kasta” sejenak dari kemegahan Santiago Bernabeu ke Lyon dianggapnya sebagai keputusan paling logis demi mengamankan satu tempat di skuad Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026 mendatang.

“Datang ke Lyon bukanlah sebuah kesalahan. Hidup memang seperti itu. Hidup saya selalu sulit, tidak pernah mudah. Saya tetap kuat dengan kekuatan yang saya terima dari orang-orang di sekitar saya. Ini baru permulaan,” tambahnya dengan nada penuh determinasi.

Baca Juga :  Kekalahan ke-6 dari 7 Laga, Liverpool Alami Krisis Kinerja Menyeluruh

Lyon meminjam Endrick dengan skema yang menarik. Biaya peminjaman sebesar 1 juta euro akan berkurang 200 ribu euro setiap kali Endrick tampil lima kali sebagai starter. Jika ia bermain sejak menit awal sebanyak 25 kali, Lyon praktis mendapatkan jasanya secara gratis.

Skema ini menjadi “win-win solution” dan Lyon mendapatkan mesin gol kelas dunia, sementara Real Madrid memastikan aset berharganya mendapatkan menit bermain maksimal agar pulang dalam kondisi terbaik.

Baca Juga :  Poin dan Persentase Serangan Megawati Hangestri Meningkat Drastis di Musim Ini

“Orang-orang selalu mengatakan kepada saya bahwa Lyon adalah tim yang hebat dan saya harus datang dan bermain di sini, dan kenyataannya tim ini memang sangat bagus. Lyon adalah tempat yang hebat, saya sangat beruntung dan saya merasa sangat nyaman di sini,” jelas Endrick.

Dengan performa yang terus menanjak, publik Prancis kini menjadi saksi kembalinya rasa percaya diri sang penyerang. Bagi Endrick, Lyon bukan sekadar tempat singgah, melainkan kawah candradimuka untuk membuktikan bahwa taringnya masih cukup tajam untuk mengoyak jala gawang lawan di panggung dunia.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com