
NARASITODAY.COM, BOGOR — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Pangaur, Kecamatan Jasinga, Kamis (30/04/2026). Aksi ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemuda terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
Mewakili Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, Debby Puspito menyampaikan rasa prihatin atas bencana yang melanda wilayah tersebut. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban warga, meskipun jumlahnya terbatas.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Semoga bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat bagi warga terdampak,” ujar Debby.
Dengan nada sederhana, ia menambahkan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong para pemuda. “Harap maklum, kami ini pemuda, bukan pengusaha, jadi seadanya. Tapi ini bentuk kepedulian kami,” katanya.
Di lokasi yang sama, Ketua Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Jasinga, Ama Dery, mengapresiasi langkah cepat DPD KNPI Kabupaten Bogor dalam merespons kondisi warga. Menurutnya, kehadiran pemuda di tengah situasi seperti ini sangat dibutuhkan, tidak hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga pendampingan.
“Kami ucapkan terima kasih atas kepedulian ini. Selain bantuan langsung, kami juga akan mengawal proses advokasi agar warga yang terdampak, terutama yang kehilangan tempat tinggal, segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah,” ungkap Dery.
Ia menegaskan, pihaknya kini memfokuskan perhatian pada pemenuhan kebutuhan dasar warga dalam beberapa hari ke depan, sekaligus mendorong solusi jangka panjang terkait hunian yang layak bagi korban terdampak.
Lebih lanjut, Dery menyampaikan bahwa untuk sementara waktu, seluruh kegiatan internal PK KNPI Jasinga yang bersifat seremonial dihentikan. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk empati dan prioritas terhadap kondisi kemanusiaan yang tengah terjadi.
“Saya instruksikan kepada seluruh pengurus dan anggota, kegiatan yang sifatnya seremonial kita hentikan dulu. Tidak elok rasanya kita menggelar kegiatan ramai-ramai di saat saudara-saudara kita sedang tertimpa musibah,” tegasnya.
Aksi solidaritas ini menunjukkan bahwa peran pemuda tidak hanya hadir dalam wacana, tetapi juga nyata di lapangan, terutama saat masyarakat membutuhkan uluran tangan.***












