Gagal Total ke Liga Champions, AC Milan Pecat Massimiliano Allegri dan Bersihkan Jajaran Manajemen

0
AC Milan
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri.Foto : babelinsight.id

NARASITODAY.COM, MILANBadai restrukturisasi besar-besaran resmi menghantam San Siro. Hanya berselang beberapa jam setelah laga pamungkas Serie A yang berakhir tragis, AC Milan mengambil langkah ekstrem dengan memecat pelatih kepala Massimiliano Allegri. Tidak tanggung-tanggung, manajemen Rossoneri juga melakukan “pembersihan” massal dengan mendepak jajaran petinggi klub dari kursi jabatan mereka.

Keputusan radikal ini dipicu oleh kegagalan fatal AC Milan untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Klub raksasa asal Kota Mode itu harus puas finis di peringkat kelima klasemen akhir Serie A setelah secara mengecewakan menelan kekalahan dari Cagliari di pertandingan penentu. Padahal, Milan sejatinya hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci posisi empat besar.

Mimpi Scudetto yang Berakhir Jadi Kegagalan Total

Bagi pemilik saham terbesar AC Milan, RedBird Capital Partners, kegagalan ini adalah rapor merah yang tidak bisa ditoleransi. Rezim Allegri dinilai telah gagal total dalam membangun fondasi taktik yang kokoh demi membawa klub bersaing secara konsisten di level tertinggi.

Baca Juga :  Arne Slot Turunkan Banyak Pemain Muda, Liverpool Kena Tiga Gol Tanpa Balas

Pihak klub meluapkan kekecewaan mendalam mereka melalui rilis resmi yang dikeluarkan pada Selasa (26/5/2026). Manajemen menyoroti kemerosotan tajam performa tim yang sempat menjanjikan di awal musim, namun justru hancur lebur di pekan-pekan krusial.

“Sebagian besar musim ini, kami berada di dua posisi teratas Serie A, dengan peluang yang cukup besar untuk bersaing memperebutkan Scudetto. Namun, performa di akhir musim sangat tidak konsisten dengan performa sebelumnya, dan kekalahan mengecewakan di pertandingan terakhir tadi malam mengubah musim ini menjadi kegagalan total,” tulis pernyataan resmi AC Milan.

Eksodus Massal di Jajaran Operasional Klub

Baca Juga :  Avocado Grilled Cheese: Roti Panggang Alpukat dan Keju yang Bikin Nagih

Sebagai buntut dari runtuhnya target pemilik, Milan langsung mencanangkan era baru lewat reorganisasi menyeluruh. Allegri tidak sendirian dalam gerbong pemecatan ini. Manajemen juga memutus kontrak kerja sama dengan tiga sosok kunci di balik layar operasional sepak bola mereka.

“Sekarang saatnya untuk perubahan dan reorganisasi menyeluruh dalam operasional sepak bola. Mulai sekarang, kami berpisah dengan CEO Giorgio Furlani, Direktur Olahraga Igli Tare, Pelatih Kepala Massimiliano Allegri, dan Direktur Teknik Geoffrey Moncada. Kami berterima kasih kepada mereka atas kerja keras dan dedikasi mereka kepada AC Milan selama masa jabatan mereka masing-masing,” tambah pihak klub.

Hingga saat ini, manajemen Il Diavolo Rosso belum membocorkan nama juru taktik baru yang akan menakhodai Rafael Leao dan kawan-kawan. Pihak klub hanya menegaskan bahwa informasi mengenai suksesor Allegri akan disampaikan pada waktu yang tepat.

Baca Juga :  Paris Saint-Germain Puncaki Klasemen Liga Champions Usai Tampil Dominan

Babak Baru di Tangan Ibrahimovic

Catatan statistik pada periode kedua Allegri menukangi AC Milan sebenarnya tidak bisa dikatakan sepenuhnya buruk. Ia berhasil mempersembahkan 22 kemenangan dan 10 hasil imbang. Namun, 10 kekalahan yang diderita Milan sepanjang musim lalu termasuk inkonsistensi akut di garis finis menjadi noda yang tak termaafkan bagi ambisi RedBird.

Kini, setelah ruang ganti dan ruang direksi dikosongkan, roda klub harus tetap berputar. Pemilik Milan, Gerry Cardinale, dipastikan tidak akan bekerja sendiri. Ia bersama sang Penasihat Tim, Zlatan Ibrahimovic, dilaporkan langsung bergerak cepat dan bergerilya di pasar pelatih Eropa untuk memburu arsitek strategi baru yang dinilai layak memimpin revolusi di San Siro.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com