PLN Pastikan Sistem Listrik Jawa Aman, Gangguan Operasional Picu Pemadaman di Sejumlah Wilayah

0
PLN
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.Foto : Kompas.com

NARASITODAY.COM, JAKARTAHiruk-pikuk keluhan warga akibat pemadaman listrik bergilir yang melanda belasan wilayah di Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir, PT PLN (Persero) memastikan bahwa sistem kelistrikan di Jawa saat ini tetap beroperasi dalam kondisi aman dan terkendali.

Padamnya aliran setrum yang sempat memicu riuh di media sosial dan memunculkan spekulasi miring termasuk rumor miring mengenai menipisnya stok batu bara dipastikan murni karena adanya kendala teknis pada mesin pembangkit, bukan karena krisis bahan baku.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto, menegaskan bahwa tim teknis di lapangan tengah melipatgandakan upaya demi memulihkan keandalan pasokan listrik ke rumah-rumah pelanggan.

PLN menyampaikan bahwa saat ini sistem kelistrikan Jawa beroperasi dan terkendali dengan baik, meskipun terdapat kendala operasional yang berdampak pada berkurangnya pasokan listrik di sejumlah wilayah,” kata Greg kepada CNBC Indonesia, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga :  Tarif Listrik Non-Subsidi Triwulan I 2026 Tetap, Jaga Daya Beli Masyarakat

Greg juga meluruskan bahwa gangguan ini tidak sampai menyebabkan kelumpuhan total atau blackout massal seperti yang dikhawatirkan publik. Mengiringi proses perbaikan yang terus dikebut, pihak PLN pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan aktivitas warga yang sempat terganggu.

“Kami juga menghimbau pelanggan untuk mengikuti perkembangan informasi melalui kanal komunikasi resmi, termasuk di unit PLN setempat,” ujar Greg.

Istana Turut Bergerak: Rapat Maraton Redam Rumor Kelangkaan

Dampak padamnya listrik yang sempat menggelapkan beberapa sudut kota membuat ruang-ruang rapat di pemerintahan ikut memanas. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bahkan langsung menggelar rapat maraton bersama jajaran direksi PLN di Kompleks Istana Kepresidenan guna memelototi akar masalah.

Baca Juga :  Optimisme Keuangan Shio Tikus di Tahun Ular Kayu 2025: 5 Prediksi yang Menjanjikan!

Bahlil menepis keras isu yang menyebut pasokan emas hitam untuk pembangkit listrik mulai mengering. Menurutnya, stok batu bara nasional berada di posisi yang sangat aman.

“Sampai hari ini, malam ini (Kamis 11/6/2026) juga rapat sama PLN. Untuk membahas masalah ini. Masalah batu bara langka gak benar, karena penugasan kita sudah 170 juta ton,” kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan.

Ia menjamin bahwa problem utama berada pada performa internal mesin yang sedang mengalami gangguan operasional.

“Hanya saja ada beberapa trouble di beberapa mesin seperti yang disampaikan PLN dan akan diselesaikan dalam waktu dekat,” katanya.

Baca Juga :  Teknisi Listrik Wajib Punya! Ini 5 HP Rugged Ulefone yang Dilengkapi Thermal Camera, Kerja Lebih Mudah dan Akurat

14 Wilayah Menanti Pemulihan Total

Kendati meminta masyarakat tidak panik, Bahlil tidak menampik realita bahwa aktivitas harian warga di beberapa titik sempat terhambat akibat pemadaman ini.

“Kemarin memang ada (pemadaman). Belum maksimal, ini kita lakukan percepatan untuk pemulihan,” jawabnya.

Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis PLN pada Rabu (10/6/2026) lalu, wilayah Jawa Barat menjadi area yang paling merasakan dampak dari penurunan pasokan ini. Setidaknya ada 14 daerah di Jawa Barat yang terpaksa harus bergantian mengalah dalam jadwal pemadaman bergilir demi menjaga stabilitas sistem jaringan listrik se-Jawa.

Kini, para petugas di lapangan terus berkejaran dengan waktu, mengencangkan baut-baut mesin pembangkit agar pasokan energi ke ruang tamu, pabrik, dan pelaku usaha dapat kembali menyala normal tanpa kedipan.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com