Pria Bersajam Serang Tiga Perempuan di Paris, Pelaku Ditangkap dengan Bantuan Warga

0
Tiga perempuan
Ilustrasi seorang pria memegang pisau.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, PARIS – Tiga perempuan menjadi korban serangan bersenjata tajam di kawasan Porte de Clichy, Paris, Prancis. Pelaku berhasil ditangkap setelah seorang polisi yang sedang tidak bertugas bersama sejumlah warga bergerak cepat menghentikan aksi tersebut.

Penyerangan terjadi sekitar pukul 11.30 waktu setempat, tidak jauh dari kompleks pengadilan utama Kota Paris. Hingga kini, kepolisian Prancis masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik serangan tersebut.

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nuñez mengonfirmasi bahwa tiga korban yang masing-masing berusia 19, 24, dan 36 tahun langsung dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka akibat serangan pisau.

Dua korban dilaporkan mengalami luka serius dan berada dalam kondisi kritis.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Perempuan 19 Tahun Diduga Aniaya Anak Tiri Berusia Empat Tahun di Bekasi

“Satu korban terkena tikaman di bagian punggung bawah, sementara korban lainnya mengalami luka di area perut,” kata Nuñez mengutip France24.

Wali Kota Distrik ke-17 Paris Geoffroy Boulard menambahkan bahwa salah satu korban diketahui tengah dalam kondisi hamil.

Aksi pelaku berhenti setelah seorang petugas polisi yang sedang berada di luar tugas berhasil mengamankannya di lokasi kejadian. Upaya penangkapan tersebut juga mendapat bantuan dari warga sekitar yang berusaha menghentikan serangan sebelum aparat tiba.

Salah satu saksi mata, Kheira Dellabed (54), yang bekerja sebagai pelayan restoran di sekitar lokasi, menggambarkan situasi mencekam saat kejadian berlangsung.

Baca Juga :  Petugas KRL Gagalkan Penumpang Bawa Obat Terlarang di Stasiun Cilejit

“Kami melihat seorang pria berjalan membawa dua bilah pisau dan menikam tiga orang,” ujar Kheira.

Menurutnya, sejumlah warga kemudian berusaha melumpuhkan pelaku agar tidak kembali menyerang orang lain.

“Kemudian seorang pemuda yang membawa koper kecil memukul pelaku menggunakan tasnya hingga roboh ke tanah. Pelayan dari restoran sebelah lalu menahannya dengan menindihkan kursi ke tubuh pelaku,” lanjutnya.

Setelah pelaku berhasil diamankan, polisi langsung melakukan pemeriksaan awal untuk mencari tahu latar belakang aksi tersebut. Namun, hingga saat ini pihak berwenang belum mengungkap apakah serangan tersebut berkaitan dengan motif kriminal tertentu, konflik pribadi, atau dugaan aksi teror.

Baca Juga :  Golkar Kembali Ajak PKS Usung Jaro Ade Jadi Calon Bupati Bogor 2024

Laurent Nuñez meminta masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi sebelum menarik kesimpulan mengenai motif pelaku.

“Kami harus berhati-hati dan tidak mengambil kesimpulan sebelum penyelidikan selesai,” ujar Nuñez.

Insiden di Paris terjadi hanya beberapa waktu setelah aksi kekerasan lain mengguncang Eropa. Di Berlin, Jerman, sebuah kendaraan van dilaporkan menabrak kerumunan dalam parade Pride yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 29 lainnya mengalami luka-luka.

Rangkaian insiden tersebut kembali menjadi perhatian pemerintah dan aparat keamanan Eropa terkait perlindungan warga sipil di ruang publik, terutama di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap aksi kekerasan yang menyasar masyarakat umum.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com